Gadis Manis Ini Gemar Menari

eni tari telah menjadi bagian tak terpisahkan dari diri Kistari Millenianingsih. Kegandrungannya pada seni olah tubuh, dimulai pada umur belia.

Penulis: pdg | Editor: oda
tribunjogja/padhangpranoto
Kistari Millenianingsih 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Padhang Pranoto

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Seni tari telah menjadi bagian tak terpisahkan dari diri Kistari Millenianingsih. Kegandrungannya pada seni olah tubuh, dimulai pada umur yang masih belia.

Kini pada usia yang telah menginjak 17 tahun, ia telah menguasai lebih dari 10 macam tarian klasik Jawa Tengah.

"Saya menekuni tari sejak kelas I sekolah dasar. Semenjak itu, saya intens menggeluti seni olah tubuh. Sampai sekarang, saya sudah menguasai sepuluh lebih gerakan tari, diantaranya, tari bondan, payung, golek sri rejeki, tari merak dan gambyong," tutur gadis berzodiak Aries itu.

Mengaku bukan berasal dari keluarga berdarah seni, Kistari "ngangsu" ilmu di sebuah sanggar tari. Mendalami seni tari, bukan hanya olah tubuh yang diperolehnya.

Namun nilai estetika khas Jawa pun turut direguk olehnya yang akrab dipanggil Tari itu.

Kini ketrampilan Tari menari, rupanya berguna dalam ajang pemilihan duta wisata tingkat Jawa Tengah.

Ia yang dinobatkan sebagai Mbak Klaten 2015, mengaku akan menampilkan tarian kreasi khas Klaten bersama Mas Klaten Nikodemus Gagat Rahina, saat masa karantina di Magelang pada Senin (9/11/2015) ini.

Selain tari dan kompetisi duta wisata, gadis dengan tinggi 167 cm itu mengaku masih menggegam asa untuk masuk fakultas kedokteran gigi.

Namun demikian, Tari yang masih duduk di Kelas XII MIPA SMAN I Karangnongko itu berkata, memunyai segudang mimpi-mimpi lain yang menanti untuk diwujudkan satu-persatu.

Disamping menari, Tari juga mengaku suka mengabadikan momen dalam frame kamera. Berbekal kamera digital pemberian sang ayah, ia tak sungkan mengabadikan setiap momen yang ia temui.

"Kalau sekolah lanjutan sih banyak pandangan. Sudah ada beberapa yang ingin saya sasar. Tapi kalau boleh memilih ingin masuk di FKG Unsoed (Universitas Jendral Soedirman).

Karena hal itu (menjadi dokter gigi) adalah passion saya," ucap Tari, disertai senyum yang tersungging dari bibir tipisnya. (tribunjogja.com)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved