Kota Yogyakarta Kirimkan 23 Orang untuk Bela Negara

Sebanyak 23 orang warga Kota Yogyakarta akan diberangkatkan untuk mengikuti program Bela Negara yang dirintis oleh Kementrian Pertahanan

Kota Yogyakarta Kirimkan 23 Orang untuk Bela Negara
Tribunnews
Ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sebanyak 23 orang warga Kota Yogyakarta akan diberangkatkan untuk mengikuti program Bela Negara yang dirintis oleh Kementrian Pertahanan semenjak Oktober 2015 lalu.

Kepala Kantor Kesatuan Bangsa Kesbang Kota Yogyakarta, Sukamto, mengaku, dirinya sudah mendapatkan surat edaran dari Kemendagri dengan nomor surat 893.5/3550/polhum untuk segera melaksanakan program bela negara.

"Segera, kami akan menyampaikan ke Kantor Kesbang di seluruh DIY untuk mengadakan pertemuan koordinasi dan komunikasi antar kantor kesatuan bangsa, untuk melakukan persiapan program bela negara," ujar Sukamto, Rabu (4/11/2015).

Pada program Bela Negara ini, Kota Yogyakarta telah mencukupi kuota yang disediakan sebanyak 23 orang.

Sedangkan, kabupaten mendapat kuota sebanyak 10 orang di setiap daerah.

Peserta berasal baik dari tokoh masyarakat, Pegawai Negeri Sipil, maupun dari organisasi atau lembaga swadaya masyarakat.

Rencana semula, program bela negara ini akan diadakan di Komando Pendidikan Rindam IV/Diponegoro Magelang Jawa Tengah, namun kemudian dipindah ke Adi Sumarmo Solo, Jawa Tengah.

Sukamto mengatakan, sebetulnya program serupa telah dijalankan pada tahun 1990, dan program bela negara adalah program kelanjutannya.

Bahkan Sukamto sediri pernah mengikuti program tersebu yang melibatkan seluruh elemen masyarakat di Indonesia.

Ia mengatakan, selama sebulan penuh mengikuti pelatihan, selain mendapatkan pelatihan tentang kedisiplinan dan kepemimpinan, peserta juga akan diajarkan mengenai wawasan kebangsaan dan nasionalisme.

"Ini adalah kegiatan yang positif, disamping mendapat pelatihan kedisplinan, peserta juga mendaatkan pengajaran wawasan kebangsaan," ujar Sukamto.

Sukamto berharap, para peserta yang berhasil menjalani program bela negara ini nantinya dapat menjadi pembina, dan berperan dalam menjaga kondusifitas keamanan di Kota Yogyakarta.

"Kita singkirkan perbedaan, bersama-sama ikut program ini untuk membela negara kita. Kepada generasi muda, untuk bersatu dan maju, membela kesatuan NKRI, harga mati," tutur Sukamto. (tribunjogja.com)

Penulis: rfk
Editor: dik
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved