Totalfeedback Is Back!
Setelah terakhir kali digelar pada Oktober tahun lalu, Totalfeedback kembali berlangsung di Roti Papi, Gejayan pada Sabtu (24/10/2015), kemarin
Penulis: rap | Editor: Ikrob Didik Irawan
TRIBUNJOGJA.COM - Setelah terakhir kali digelar pada Oktober tahun lalu, Totalfeedback kembali berlangsung di Roti Papi, Gejayan pada Sabtu (24/10/2015), kemarin.
Berawal dari sebuah studio gig di daerah Nologaten, Totalfeedback konsisten menyuguhkan acara musik yang minimalis; tanpa MC dan tanpa panggung.
Di jeda band, hanya ada playlist yang disuguhkan untuk mengisi kekosongan. Totalfeedback meminjam namanya dari pertunjukan musik shoegaze Total Feedback di Koenji High, Tokyo.
Lima band tampil pada gigs independen tersebut. Mereka ialah; LKTDOV, Talking Coasty, Seahoarse, Dinosaur Youth, dan Bad Mojo.
Line up kali ini memang sengaja dipilih dari segelintir band-band indie rock yang aktif di Yogyakarta.
LKTDOV adalah unit post rock/skrumz yang baru saja menelurkan album ‘All We Have Left is a Memory of Yesterday’. Band ini juga baru saja pulang dari tour ke Jakarta dan Bandung menyusul rilisnya album ini.
Talking Coasty merupakan trio surf pop yang terakhir kali manggung di Jogja pada Totalfeedback tahun lalu, mereka baru saja merilis single “Sleeping in the Sun” via soundcloud.
Kehadiran mereka kembali di panggung Jogja tentu dirindukan para gig-goer di kota ini.
Band paling muda di line up kali ini ialah Seahoarse. Band noise pop yang telah merilis EP Live at Appleseed (2015) ini baru terbentuk April lalu.
Single mereka bisa diunduh gratis lewat netlabel Ear Alert Records.
Selain itu ada dua unit indie rock Dinosaur Youth dan Bad Mojo yang penampilannya memang ditunggu-tunggu para crowd surfer.
Menjagokan suara gitar meraung dan gebukan drum yang dinamis, keduanya memang selalu berhasil memanaskan panggung yang mereka pentasi.
Paket penampilan yang dipilih kali ini dianggap mewakili semangat Totalfeedback.
Gigs ini memang ingin menjadi wadah berbagai jenis musik arus samping yang berfokus pada sound-sound gitar mentah dengan ledakan emosi yang besar.
Sejak inisiasinya di tahun 2013, Totalfeedback selalu dirancang menjadi micro-gig yang intim dengan meniadakan jarak antara penampil dan penontonnya.
Totalfeedback di Yogyakarta menampilkan band-band dengan aliran musik yang lebih beragam namun dengan semangat komunal yang senada. (tribunjogja.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/musiikkkkk-kf_20151101_142033.jpg)