Breaking News:

Pilkada Sleman

Polres Sleman Minta Massa Santun Tak Euforia Berlebihan

Jajaran Polres Sleman meningkatkan kesiagaan pascapengumuman keputusan KPU Sleman terhadap pencalonan Cawabup nomor urut dua, Sri Muslimatun

Penulis: ang | Editor: Ikrob Didik Irawan
net
Ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Angga Purnama

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Jajaran Polres Sleman meningkatkan kesiagaan pascapengumuman keputusan KPU Sleman terhadap pencalonan Cawabup nomor urut dua, Sri Muslimatun.

Pasalnya pengumuman yang melenggangkanya untuk tetap maju dalam Pilkada Sleman itu berpotensi menimbulkan euforia dari massa pendukungnya.

KPU Sleman secara resmi mengumumkan hasil pencermatan dan verifikasi dokumen yang disodorkan Tim Santun pascaterbitnya SE KPU RI, Sabtu (24/10/2015).

Dari hasil verifikasi tersebut, pasangan nomor urut dua, Sri Purnomo-Sri Muslimatun dianggap telah memenuhi syarat pencalonan.

Berdasarkan SE Nomor 706/KPU/X/2015 itu, Sri Muslimatun dinilai telah beriktikad baik dalam proses pemenuhan persyaratan sebagai calon wakil bupati dari unsur legislatif.

Atas dasar SE itu pula, KPU tidak membebankan lagi syarat surat keputusan pemberhentian dari Gubernur atas dirinya dan keputusan itupun juga melenggangkan Sri Muslimatun dalam perhelatan Pilkada.

Kapolres Sleman, AKBP Faried Zulkarnaen mengatakan momen tersebut menjadi perhatian serius jajarannya. Pihaknya pun telah menerjunkan sekitar 400 personel Polres Slemam yang dibackup Brimob dan Sabhara Polda DIY.

"Pengaman ini dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk seperti potensi gesekan massa pendukung karena dinamika politik yang terus berubah setiap waktu," ungkapnya, Minggu (25/10/2015).

Atas kondisi ini, personil kepolisian disebar di sejumlah titik rawan seperti kantor penyelenggara pemilu (KPU dan Pnwaslu Sleman, DPRD Sleman, dan kantor partai politik.

Menurutnya euforia yang dilakukan secara berlebihan dapat memancing massa dari kubu yang berseberangan.

"Kami meminta semua pihak untuk tetap menjaga kondusifitas Pilkada termasuk mencegah terjadinya gesekan," paparnya. (tribunjogja.com)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved