Jelang Pelaksanaan MotoGP Sepang, Udara di Malaysia Mulai Normal

Langit di sekitar Kuala Lumpur dan sekitarnya masih berwarna putih.

Tribun Jogja/ Susilo Wahid
Kondisi sekitar Kota Kuala Lumpur, Malaysia, Jumat (23/10/2015) masih tampak kabut jelang pelaksanaan Moto GP di Sirkuit Sepang. 

Laporan Langsung Reporter Tribun Jogja, Susilo Wahid, Dari Kuala Lumpur Malaysia

TRIBUNJOGJA.COM, KUALA LUMPUR - Jelang digelarnya lanjutan seri MotoGP di Sirkuit Sepang, Malaysia, udara di wilayah tersebut mulai mendekati normal.

Setidaknya sampai Jumat (23/10/2015), Indeks Polusi Udara (IPU) beberapa kota di Malaysia rata-rata berada di kisaran angka 100 yang terhitung normal.

Hanya saja, langit di sekitar Kuala Lumpur dan sekitarnya masih berwarna putih.

Wilayah Banting, Selangor misalnya, dengan angka IPU 103 yang termasuk normal meski sedikit ada himbauan untuk waspada karena tabel berwarna kuning.

Daerah tersebut, termasuk area yang paling dekat dengan lokasi digelarnya seluruh race di Sepang. Salah satunya di kelas Moto GP sebagai race favorit.

Namun di beberapa wilayah lain seperti Kuala Selangor maupun Pelabuhan Kelang IPU menyentuh angka kisaran 120. Tentu tingkat kewaspadaan akan polusi udara di dua tempat tersebut masih cukup tinggi.

Tapi angka ini masih lebih baik dibanding beberapa waktu lalu ketika IPU menyentuh angka 300.

Sebelumnya, pelaksanaan Moto GP di Sepang memang terancam batal dilaksanakan karena pengaruh asap yang ditimbulkan dari kebakaran hutan di Riau.

Seperti apa yang terjadi pada 4 Oktober lalu ketika pemerintah Malaysia membatalkan lomba maraton terbesar di sana yang sedianya diikuti oleh sekitar 30 ribu pelari.

Namun belakangan, muncul kabar bahwa Moto GP akan tetap digulirkan.

"Dorna sebagai pihak pemegang hak pelaksanaan MotoGP tetap ingin pelaksanaan race diteruskan dengan melakukan beberapa penyesuaian," kata Ketua Pegawai Eksekutif Sepang International Circuit (SIC), Datuk Razlan Razali seperti dikutip dari laman bernama.com.

Beberapa penyesuaian yang dimaksud adalah menyingkat masa perlombaan seandainya kondisi pencemaran udara akibat asap semakin memburuk.
Langkah ini dipandang cukup solutif demi tetap menggelar Moto GP. Apalagi Dorna juga merasa bahwa pelaksanaan race harus segera diselesaikan karena hanya menyisakan dua race. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved