Tribun Jogja PAF 2015
20 Tim Harus Angkat Kaki Lebih Cepat
Babak kualifikasi Tribun Jogja Putih Abu-Abu Futsal (PAF) 2015 akhirnya usai
Penulis: Susilo Wahid Nugroho | Editor: Ikrob Didik Irawan
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Babak kualifikasi Tribun Jogja Putih Abu-Abu Futsal (PAF) 2015 akhirnya usai.
Total 40 tim memastikan diri lolos ke babak play off setelah menjalani partai yang melelahkan selama kurun waktu satu minggu lalu.
Sebaliknya, ada 20 tim yang akhinya harus angkat kaki lebih cepat dari pelaksanaan event tahun ini.
Penanggung Jawab Tribun Jogja PAF 2015, Theodorus Danang mengatakan, tim yang gagal di babak kualifikasi akan terus mendapat peluang kembali berpartisipasi tahun depan.
"Masih ada kesempatan tahun depan, tapi mereka harus membuktikan prestasi di bidang futsal selama satu tahun selama masa jeda," kata Danang, Rabu (21/10).
Dikatakan harus berprestasi, karena pihak panitia hanya akan meloloskan tim-tim yang aktif di olahraga futsal dan menunjukkan keseriusannya untuk berpartisipasi di event Tribun Jogja PAF saat tahap verifikasi.
Hal ini sudah menjadi komitmen panitia dan sudah diterapkan pada tahun-tahun sebelumnya selama penyelenggaraan acara.
Oleh sebab itu, Danang menghimbau kepada tim-tim yang sudah lebih dulu tersingkir tersebut untuk tetap semangat berlatih terutama bagi mereka yang berstatus debutan tahun ini.
Bisa dengan mengikuti beberapa turnamen futsal satu tahun ke depan demi menunjukkan eksistensi sekolah mereka di bidang olahraga futsal.
Seperti apa yang disampaikan oleh Pelatih SMA N 1 Kalasan, Matin Arifudin yang tak terlalu meratapi kegagalan timnya tahun ini.
Bahkan meski gagal di babak kualifikasi, Matin dan pihak sekolah punya harapan cukup tinggi tahun depan.
"Jika masih ada kesempatan, kita akan kembali tahun depan dengan lebih siap lagi," kata Matin.
Apalagi dengan komposisi pemain tahun ini yang banyak diisi siswa kelas X, mereka masih punya peluang mempertahankan skuad untuk turun di ajang Tribun Jogja PAF tahun depan.
"Mental mereka belum sepenuhnya terbentuk, tapi kita banyak mendapat pengalaman dan pelajaran berharga tahun ini sebagai media untuk kita memperbaiki diri," kata Matin.
Kenyataan SMA N 1 Kalasan tersingkir dari babak kualifikasi didapat setelah di laga kedua mereka dipaksa menyerah atas SMA Pangudi Luhur dengan skor 1-2. Ironisnya, gol penentu kemenangan lawan tercipta saat pertandingan tinggal tersisa sekitar 30 detik.
Pupus sudah harapan tim futsal SMA N Kalasan lolos ke babak play off. (tribunjogja.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/tim-medis-tribun-jogja-paf_20151018_064745.jpg)