Skandal Sepak Bola Gajah
Dijatuhi Sanksi Seumur Hidup oleh PSSI, Manajer PSS : Saya Santai Saja
Hukuman ini terkait keterlibatannya dalam kasus sepakbola gajah antara PSS melawan PSIS Semarang pada 26 Oktober 2014 lalu.
Penulis: Susilo Wahid Nugroho | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Mantan Manajer PSS Sleman, Supardjiono, santai menanggapi hukuman larangan beraktivitas dalam kegiatan yang terkait sepak bola di lingkungan PSSI seumur hidup yang dijatuhkan kepadanya.
Hukuman ini terkait keterlibatannya dalam kasus sepak bola gajah antara PSS melawan PSIS Semarang pada 26 Oktober 2014 lalu.
Dikonfirmasi pada Selasa (20/10/2015) siang, Pardji sapaan akrab Supardjiono sama sekali tak menunjukkan respon panik apalagi ciut nyali. Dengan suara lantang ia mengaku tak memikirkan soal sanksi tersebut.
"Sama sekali saya tidak memikirkan soal sanksi itu, tidak ada yang perlu saya takutkan juga," kata Pardji.
Ditegaskan Pardji, hukuman apapun dari mulai sanksi satu tahun, lima tahun, seumur hidup bahkan sampai dua kali hidupnya pun ia tidak takut.
Karena memang apapun jenis hukuman dan sanksi yang dibebankan kepadanya tak akan membuat pendiriannya goyah sedikitpun.
Juga soal respon apa yang akan ia ambil atas hukuman ini, Pardji memilih santai dan bahkan tak akan melakukan tindakan apa-apa setelahnya.
Misalnya saja melakukan upaya banding dengan menggandeng pengacara atau pihak lainnya demi meringankan hukuman yang telah dbebankan kepadanya kemarin.
Sembari berkelakar, Pardji juga akan tetap menjalani kehidupan sehari-hari secara wajar seperti hari-hari kemarin.
"Saya tetap bekerja, makan, minum dan melakukan apapun seperti biasanya, jadi hukuman ini sama sekali tidak mempengaruhi pola kehidupan saya, santai saja," kata Pardji. (*)