Rany Ingin Novelnya Diangkat Layar Lebar
Dara kelahiran Surabaya, 10 Januari 1988 ini telah banyak menuliskan banyak karya, baik novel ataupun proyek menulis lainnya
Penulis: Rendika Ferri K | Editor: Ikrob Didik Irawan
MENJADI seorang penulis novel bukanlah hal yang mudah, butuh upaya dan perjuangan yang keras untuk meraihnya.
Tak cukup dengan gemar dalam menulis saja, namun juga memiliki komitmen, wawasan luas, dan ketekunan dalam berlatih menulis.
Poin-poin penting itulah yang selalu Rany Rachmawati Rara terapkan. Alhasil, kini dara yang dikenal dengan nama penanya, Rara Aywara ini berhasil menjadi seorang penulis novel.
"Tak cukup dengan gemar menulis saja, namun juga komitmen, wawasan luas dan juga harus tekun berlatih," ujar Rara.
Dara kelahiran Surabaya, 10 Januari 1988 ini telah banyak menuliskan banyak karya, baik novel ataupun proyek menulis lainnya.
Seperti Novel "Biografi Endank Soekamti" feat Endik Koeswoyo (2012), Novel K-Pop "Pop Corn" (2013), dan Novel J-Pop "Dear Hara" (2014).
"Setiap novel yang saya tulis punya kesan sendiri. Namun yang paling berkesan adalah Pop Corn, selain itu karya pertama saya, namun juga murni buah pemikiran saya tanpa pengetahuan yang cukup dalam menulis," ujarnya.
Tak hanya menulis novel, dara lulusan S1 Fakultas Ilmu Sosial Politik UGM yang memiliki suara merdu ini juga sedang mempelajari lebih jauh tentang karya skenario.
Ia berharap nantinya karyanya bisa diangkat ke film layar lebar dengan ia sebagai penulis skenario dan penyanyi soundtracknya.
"Sekarang saya juga lagi ngrambah ke dunia nulis skenario, dibantu Endik Koeswoyo yang sudah menjadi penulis skenario di sinemart. Saya berharap karya saya bisa diangkat ke layar lebar nantinya," pungkasnya. (tribunjogja.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/rany-rachmawati-rara_20151020_202418.jpg)