Beberapa Asumsi Terkait Penyebab Kegagalan Rodgers di Liverpool

Romansa Rodgers-Liverpool mulai kehilangan percikan kepercayaan sejak musim lalu yang mana mereka berakhir di posisi keenam EPL 2014/15.

Editor: Muhammad Fatoni
Brendan Rodgers 

TRIBUNJOGJA.COM - Brendan Rodgers menjadi manajer tim Premier League kedua setelah Dick Advocaat yang kehilangan jabatannya di 2015/16.

Berita tersebut mencuat hanya beberapa jam setelah Advocaat dikonfirmasi mengundurkan diri sebagai Manajer Sunderland, Minggu (4/10).

Laman resmi Liverpool merilis pernyataan bahwa mereka memecat Rodgers setelah laga imbang 1-1 melawan rival sekota, Everton.

Hasil tersebut berarti Si Merah cuma menang tiga kali sampai pekan kedelapan EPL 2015/16. Mereka berada di posisi ke-10 dengan 12 poin, tertinggal enam angka dari pemuncak klasemen Manchester City.

Awal karier Rodgers di Stadion Anfield sesungguhnya cukup baik. Ditunjuk pada medio 2012, Rodgers nyaris membawa Liverpool menjuarai EPL 2013/14.

Romansa Rodgers-Liverpool mulai kehilangan percikan kepercayaan sejak musim lalu yang mana mereka berakhir di posisi keenam EPL 2014/15.

Rodgers pun harus menyudahi petualangannya di Liverpool tanpa satu trofi bisa diraih. Publik berspekulasi mengenai apa penyebab kegagalan Rodgers di Liverpool.

Salah satu alasan yang paling banyak disebut adalah kebijakan transfer pelatih berusia 42 tahun itu.

Rodgers diasumsikan tidak bisa meyakinkan para bintang Liverpool agar mau dilatihnya. Kepergian Luis Suarez, pemain terproduktif di EPL 2013/14, yang hengkang ke Barcelona adalah salah satu bukti.

Hengkangnya ikon klub, Steven Gerrard, dan penyerang muda Raheem Sterling hanya memperkuat asumsi publik tersebut.

Kebijakan transfer Rodgers kian dipertanyakan lantaran ia mendatangkan banyak pemain dengan kualitas yang tidak diharapkan para suporter. Gerrard baru-baru ini menyinggung aktivitas transfer sang mantan manajer di bukunya, My Life.

Gelandang asal Inggris itu mengaku terkejut saat Rodgers mengabarkan kepadanya bahwa klub itu akan merekrut striker kontroversial Mario Balotelli pada musim panas 2015.

Pada akhirnya, Balotelli menjadi pembelian gagal. Hanya semusim di Liverpool, ia kini bermain lagi bagi Milan sebagai pinjaman.

Sejak melatih Liverpool, Rodgers menghabiskan 292 juta pound (hampir 6,4 triliun rupiah) untuk mendatangkan 31 pemain. Namun, di luar tujuh rekrutan musim panas 2015, hanya 11 pemain yang ada di skuat Liverpool 2015/16. (*)

Sumber: Bola
Tags
Liverpool
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved