Digigit Laba-laba Beracun, Pria Ini Nyaris Kehilangan Kakinya
Laba-laba jenis brown recluse adalah laba-laba beracun yang sangat mematikan.
TRIBUNJOGJA.COM - Jonathan Hogg, diharuskan menjalani tiga tahap operasi dan cangkok kulit akibat digigit laba-laba brown recluse.
Laba-laba jenis brown recluse adalah laba-laba beracun yang sangat mematikan.
Dalam hitungan jam, bisa mematikan dari laba-laba itu menyebar ke seluruh tubuhnya.
Hogg, bahkan terancam kehilangan kakinya jika terlambat mendapatkan penanganan medis.
“Aku belum pernah mengalami rasa sakit seperti itu, seumur hidup. Saat aku ke rumah sakit kakiku sudah bernanah,” terang pria asal London utara ini.
Hogg yakin bahwa ia digigit laba-laba beracun saat dalam penerbangan dengan Qatar Airways dari Doha menuju Afrika Selatan.
Pihak maskapai penerbangan pun sedang menyelidiki insiden ini.
“Aku berjuang menahan rasa sakitnya sepanjang penerbangan. Aku merasakan sakit yang luar biasa di kaki kiriku. Aku menyalakan lampu pesawat dan melihat seekor laba-laba berlari di lantai, tetapi aku tidak sadar bahwa aku digigit laba-laba,” terang Hogg.
Saat kakinya memar dan bengkak, Hogg mulai mengonsumsi obat penghilang rasa sakit.
Namun, keadaannya malah semakin buruk. Ia pun disarankan untuk ke dokter.
Cerita perjalanan Hogg dimulai saat ia memutuskan untuk berlibur sejenak. Ia menyempatkan untuk menjadi relawan di tempat konservasi orangutan di Kalimantan.
Ia melanjutkan perjalanannya ke Afrika Selatan untuk menyelam bersama dengan para hiu.
Saat ini Hogg sedang berupaya mendapatkan asuransi dari pihak maskapai penerbangan Qatar Airlines, atas kejadian yang menimpanya. (news.sky.com/mg1)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/laba-laba-beracun_20150930_123254.jpg)