Sulitnya Membedakan iPhone 6S Palsu Buatan China Ini

iPhone buatan China ini nyaris seperti aslinya, tapi ...

Editor: Mona Kriesdinar
Thomson Reuters
iPhone 6S palsu yang dijual di pusat pertokoan elektronik di Kota Shenzen 

TRIBUNJOGJA.com - Anda berminat membeli iPhone 6S dengan harga ekonomis? Nah, jika anda kebetulan jalan-jalan ke Negeri China, cobalah untuk mengunjungi pusat pertokoan elektronik di Kota Shenzen.

Di kawasan pertokoan seluas satu kilometer persegi ini, mudah sekali ditemukan toko-toko ponsel yang menjual iPhone 6S. Jumlahnya cukup banyak, hingga mencapai 30 outlet lengkap dengan logo buah apel khas Apple.

Yang mengejutkan, iPhone 6S yang dijual ini dibanderol dengan harga yang sangat murah, yakni hanya sekitar Rp 1,3 hingga Rp 1,5 juta saja.

Tapi jangan salah, ternyata ini merupakan gadget iPhone 6S tiruan yang nyaris sama persis dengan aslinya.


iPhone 6S palsu yang dijual di pusat pertokoan elektronik di Kota Shenzen (Thompson Reuters)

Faktanya, dari puluhan outlet berlogo Apple tersebut, kawasan ini hanya memiliki satu outlet resmi dan lima dealer resmi saja.

Berdasarkan laporan Reuters, Kamis (24/9/2015) pekan kemarin, membedakan outlet resmi dan outlet palsu sama sulitnya dengan membedakan antara iPhone 6S asli dengan iPhone 6S palsu.


Salah satu outlet di pusat pertokoan elektronik di Kota Shenzen (Shanghaiist)

Outlet-outlet ini dijaga oleh para pegawai berkaus biru dengan logo Apple. Outlet mereka juga menampilkan sejumlah produk Apple lainnya.

Sementara gadgetnya sendiri, dari sisi tampilan seperti tak ada bedanya dengan iPhone 6S asli.

Semisal kelir keemasan, logo apple di penutup belakang, serta tulisan iPhone dan huruf 'S' di bagian penutup belakang.

Penampakan antarmukanya juga nyaris sama dengan bentuk ikon yang sama persis dengan iPhone 6S yang asli.


Kawasan pertokoan elektronik di Kota Shenzen (Shanghaiist)

Begitu pula dengan tampilan ketika melakukan pengisian baterai yang menyerupai aslinya.

Namun bedanya, gadget ini berjalan dalam sistem operasi android.

Meski begitu, gadget iPhone tiruan ini ternyata laris manis di pasaran.

Sejak datang kurang dari sepekan sudah terjual 100 unit.

Lalu apakah pendapatan Apple akan berkurang? Ternyata tidak. Bahkan Apple menargetkan peningkatan pendapatan pada kuartal ketiga tahun ini.

Menurut sejumlah analis, pemalsuan iPhone di China ini justru akan membantu Apple dalam mempromosikan merek mereka di pasaran seiring dengan rencana Apple untuk menambah outlet resmi mereka dari sekitar 22 outlet menjadi 40 outlet resmi di tahun 2016 mendatang. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved