Polisi Tangkap Jambret Bersenjata Air Sof Gun

Pihak kepolisian berhasil menangkap pelaku penjambretan yang kerap mengumbar tembakan dengan air soft gun.

Penulis: Santo Ari | Editor: oda
tribunjogja/santo
Pada hari Selasa (15/9) kemarin, penyidik meringkus soerang pria yang mengaku sebagai oknum polisi dan memeras warga. Setelah dilakukan penyelidikan terhadap pria berinisial MS (35) warga Bantul, penyidik menemukan sepucuk air soft gun, dan dalam pemeriksaan tersangka mengarah pada perbuatan penjambretan di TKP lain. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Santo Ari

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Warga DIY khususnya Sleman dan bernafas lega. Pasalnya pihak kepolisian berhasil menangkap pelaku penjambretan yang kerap mengumbar tembakan dengan air soft gun.

Pada hari Selasa (15/9/2015) kemarin, penyidik meringkus soerang pria yang mengaku sebagai oknum polisi dan memeras warga.

Setelah dilakukan penyelidikan terhadap pria berinisial MS (35) warga Bantul, penyidik menemukan sepucuk air soft gun, dan dalam pemeriksaan tersangka mengarah pada perbuatan penjambretan di TKP lain.

Kapolres Sleman AKBP Faried Zulkarnaen mengutarakan, pada hari Senin, kepolisian mendapat laporan dari warga yang terlibat kecelakaan di depan Polda DIY telah diperas oleh seorang anggota polisi.

"Ada warga yang mengalami insidem srempetan, tersangka ini datang dan mengaku sebagai polisi dan meminta uang kepada korban kecelakaan," ujar Kapolres, Kamis (17/9/2015).

Saat itu korban yang seorang perempuan diperas oleh MS untuk memberikan uang sejumlah Rp 1,7 juta. Korban yang tidak curiga gelagat pelaku lantas mengadu ke kepolisian.

Setelah dilakukan penyelidikan selang satu hari kemudian, petugas menangkap MS dengan barang bukti berupa satu pucuk air suft gun yang menyerupai senjata laras pendak jenis FN.

"Tersangka ini menakuti-nakuti korban dengan memperlihatkan air sofg gun miliknya," jelas Kapolres.

Lebih lanjut, Kasat Reskrim Polres Sleman AKP Sepuh Siregar menambahkan setelah berhasil mengamankan pelaku, pihaknya melakukan pemeriksaan lebih mendalam hingga terungkap bahwa MS adalah pelaku yang sama yang pernah menjambret di daerah Pakem, Ngemplak, dan kecamatan Sleman.

"Tersangka ini adalah spesialis jambret, dia beraksi dengan seorang temannya yang saat ini dalam pengejaran. Untuk motifnya murni ekonomi, hasil perbuatannya digunakan untuk kebutuhan hidup," jelas Sepuh.

Sepuh menambahkan, dengan membawa air soft gun, kedua pelaku beraksi lebih dari sembilan kali di beberapa lokasi kejadian.

Adapun beberapa aksi MS antara lain empat TKP pencurian dengan kekerasan (curas) menggunakan air soft gun, serta tiga TKP pencurian biasa di mana salah satunya menimpa para pekerja bangunan yang dompetnya telah hilang dicuri oleh tersangka. (tribunjogja.com)

Sumber: Tribun Jogja
Tags
jambret
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved