Danis FSTVLST Punya Side Project Band Bernama Niskala
Niskala terbentuk dari sebuah pertemanan antara Danis dengan personel lainnya di masa lalu.
Penulis: abm | Editor: Muhammad Fatoni
Laporan Reporter Tribun Jogja, Septiandri Mandariana
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Niskala, band yang baru terbentuk pada Desember 2014 lalu ini, merupakan side project dari drummer band bergenre Almost Rock Balery Art asal Yogyakarta, yaitu FSTVLST. Danis, itulah nama drummer dari FSTVLST, yang sudah memulai side projectnya tersebut sejak Desember 2014 lalu.
Hal tersebut Danis katakan kepada Tribun Jogja pada saat melakukan check sound bersama Niskala, dalam acara FKY 27, Senin (24/08/2015) kemarin di Taman Kuliner Yogyakarta.
Niskala sendiri diisi oleh lima orang personel, yang beranggotakan Doro pada Drum, Danar pada Gitar, Damar pada Bass, Daniel pada Gitar, serta Danis sendiri pada Gitar Akustik dan Shynthesizer. Niskala terbentuk dari sebuah pertemanan antara Danis dengan personel lainnya di masa lalu. Dan hal Ini pun merupakan pengalaman perdananya bermain musik dengan tidak memainkan alat musik drum.
Bermain alat musik selain drum dirasakan Danis sebagai pembelajaran baru baginya. Sebab drummer yang lahir di Yogyakarta pada tahun 1990 ini harus kembali mempelajari dari awal untuk memainkan instrumen dari alat musik selain drum.
"Masih banyak yang lebih bagus dari saya main drumnya. Lagian biar saya pun bisa ngerasain gimana rasanya pada posisi seorang gitaris dan keyboardis. Biasanya kan saya tahunya pada posisi sebagai drummer saja," ujar pria yang sudah bermain drum sejak tahun 2008 lalu itu.
Walau begitu, warna musik yang ia buat bersama teman-temannya di Niskala, dipercaya akan lebih memberikan warna musik yang baru di Indonesia, khususnya Yogyakarta.
Danis mengatakan, sebenarnya para personel Niskala sendiri tidak mengetahui apa sebenarnya genre yang mereka mainkan. Mereka memainkan sebuah instrumen musik yang terbersit di dalam pikiran para personelnya.
"Tapi selama perjalanan kami, banyak orang yang bilang genre kami itu Post Rock," ujar Danis.
Niskala hanya memainkan instrumen musik saja dan tidak dilengkapi seorang vokalis. Hal itu sengaja mereka lakukan untuk menciptakan dan menggambarkan sebuah nuansa yang dihasilkan berdasarkan musik, dan bukan berdasarkan lirik lagu.
"Kebetulan suara kami enggak ada yang bagus dan enggak ada yang bisa bikin lirik yang bagus juga. Hehe. Jadi biar masyarakat sendiri yang menafsirkan pesan yang kami sampaikan melalui musik," papar Danis.
Danis pun tidak membantah untuk materi lagu mereka nanti akan diisi oleh seorang vokalis. Namun untuk vokalis sendiri akan dibuat dalam format featuring.
Tribun Jogja pun menanyakan untuk format featuring sendiri akan menggait siapa untuk mengisi vokal. Namun Danis beserta personel Niskala lainnya masih merahasiakan hal tersebut.
"Rahasia. Liat saja nanti siapa yang akan bernyanyi bersama kami," kata Danis sambil tertawa.
Niskala
Niskala sendiri diambil dari bahasa sangsakerta yang memiliki arti tidak berbentuk dan abstrak. Nama itu mereka ambil dengan alasan musik yang mereka buat tidak memiliki bentuk.
Sejak bulan Mei 2015 kemarin, Niskala sedang sibuk menggarap mini album perdananya yang direncanakan berisi enam buah materi lagu. Danis mengatakan, mini album tersebut akan dirilis pada awal tahun 2016 nanti.
"Kalai temanya ngebahas tentang tema sosial. Ada lirik lagunya apa enggak, liat saja nanti. Kalaupun enggak ada lirik dan suara vokalnya, kami akan menggambarkan suasana tersebut lewat musik yang kami mainkan," imbuhnya.
Ia memberikan bocoran, untuk penggarapan mini album dari Niskala sendiri sudah berjalan hingga 60%. Proses tersebut masih mereka lakukan hingga saat ini, disela waktu kesibukan mereka manggung dibeberapa tempat.
"Tunggu aja semua materinya rampung kita garap sampai nanti pas rilis. Semoga Niskala bisa lebih mewarnai dunia musik di Indonesia," tutup Danis. (*)
Delivery Makanan Jogja? Klik makandiantar.com atau 0274 554 554. Ongkir Gratis !