Sensasi Unik dan Lezatnya Ayam Gantung

Restoran Ayam Gantung memberikan menu makanan yang berbumbu kuat sehingga memberikan sensasi rasa yang tidak terlupakan

Tayang:
Penulis: Rento Ari Nugroho | Editor: Ikrob Didik Irawan
IST
Ayam gantung 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Lebih dari sekedar cara penyajian unik, Restoran Ayam Gantung memberikan menu makanan yang berbumbu kuat sehingga memberikan sensasi rasa yang tidak terlupakan.

Setiap pengunjung yang datang akan mendapatkan pengalaman menyantap menu yang terus melekat di lidah. Uniknya, harga yang dibandrol pun terjangkau kantong untuk berbagai kalangan.

Ayam Gantung memang bukan sekedar nama. Lebih dari itu, restoran yang terletak di Jalan Solo Km 12,5 Kalasan, Yogyakarta ini memang benar-benar menggantung sajian ayamnya di semacam keranjang layaknya keranjang air mineral.

Pada bagian yang berfungsi sebagai pegangan, terdapat semacam pengait untuk menggantung ayam.

Sementara pada bagian dasar keranjang, aneka lalapan dan sambal siap menemani pengunjung mengalami sensasi menyantap ayam yang berbeda.

Menurut Hannie Said S, selaku Leader Ayam Gantung, proses penggantungan ayam tidak hanya karena alasan keunikan penyajian.


IST
Menu Iga Bakar

Hal ini juga dimaksudkan untuk meniriskan daging dari kandungan minyak akibat proses memasak.

"Namun bisa dibilang, untuk konsep seperti ini, kami yang pertama melakukannya," jelasnya kepada Tribun Jogja, Kamis (6/8/2015).

Menurut Hannie, pihaknya memang sejak awal menyajikan menu ayam yang unik. Bermula dari ayam goreng, kemudian ayam bakar.

Ketagihan

Penyajian dan rasa yang kuat membuat banyak pelanggan yang kembali karena ketagihan pada rasanya.

"Padahal, hanya 30 persen konsumen kami yang settle karena posisi yang di pinggir kota. Sisanya adalah pelanggan transit. Namun, selalu saja pelanggan kembali. Belum lama ini ada serombongan turis dari Thailand berkunjung memakai tiga bus. Tidak lama kemudian ketika berkunjung kembali ke Indonesia, mereka mampir lagi," ulas Hannie.

Sajian ayam kreasi Hannie memang cukup berbeda dari layaknya ayam goreng dan ayam bakar. Dari segi rasa, daging terasa lebih empuk karena dimasak dalam proses cukup lama.


IST

Sementara, kombinasi bumbu dipadu rempah menghasilkan sensasi gurih yang terus melekat di lidah karena komposisi yang pas dan menyatu dalam tekstur daging ayam.

Meski dikemas dan memiliki rasa yang "wah," namun sajian Ayam gantung ini tidak menguras kantong. Hannie mengungkapkan, restorannya yang memiliki tagline “Racikan Cita Rasa Sejati” memang menyasar semua kalangan.

Tidak melulu mereka yang berkantong tebal bisa menikmati sajian unik dan inovatif ini. Kalangan menengah bahkan mahasiswa juga bisa menikmatinya.

"Ayam gantung ada dua variasinya yakni goreng dan bakar. Untuk yang goreng mulai Rp 17.500 saja sementara yang bakar cukup Rp 19.500 saja," katanya.

Iga Bakar

Selain menu ayam gantung yang unik, kini restoran juga menyediakan menu Iga Goreng dan Iga Bakar yang menggoyang lidah.

Hannie mengatakan, ide untuk menyajikan menu iga ini berawal dari satu menu yang telah ada yakni sop Snerek.

Tentunya sop Snerek pun telah memiliki sajian Iga di dalamnya. Untuk menambah variasi, iga kemudian disajikan pula dalam bentuk goreng dan bakar dipadu sambal yang pedasnya menggoda lidah.

"Untuk proses kreasi iga ini sebenarnya dari sop iga yang sudah ada. Hanya saja, kami menambahkan rempah untuk membuat rasanya semakin kuat namun tidak berlebihan. istilahnya, pas di lidah. Kemudian, sebagai variasi, pengunjung bisa memilh antara menu iga goreng atau bakar," katanya.

Iga goreng menawarkan sajian iga sapi yang empuk. Rasa gurih yang kuat namun tidak eneg terasa ketika mencicipi sepotong iga ini.


IST

Gurih

Paduan sambal yang bisa dipilih semakin menguatkan kesan gurih. Sementara itu, taburan daun bawang juga menambah kuat aroma gurihnya.

Konsep berbeda diusung oleh Iga Bakar. Rasa manis dari sentuhan madu terasa menemani gurih yang kuat ketika menyantap Iga ini.

Lidah akan dimanjakan dengan kelembutan dan potongan daging yang sesekali terasa pedas karena sambal.

Aroma masakan bakar akan terasa lebih meresap karena adanya taburan bawang goreng.


IST

Meski dibuat dengan sentuhan yang mewah nan unik, namun sekali lagi Ayam Gantung memberikan pilihan harga yang terjangkau.

Hannie menjelaskan, untuk Iga ini hanya dibandrol dengan harga ramah di kantong.

"Untuk sop Snerek cukup Rp 25 ribu saja. Sementara untuk iga bakar dan goreng hanya Rp 28 ribu saja," katanya ramah. 

Menu lain yang bisa dinikmati pun tak kalah beragam. Ada bebek goreng dan bakar, paru goreng dan bakar, empal goreng dan bakar, sop ayam kalasan, ca kangkung serta sayur asem.

"Untuk mereka yang suka pedas, jangan khawatir, Kami memiliki pilihan sambal sebanyak tujuh macam yang siap memenuhi selera pedas pecinta kuliner. Sambal itu antara lain sambal mangga, brambang, matah, terasi, bawang dan sambal goreng," jelas dia.

Hannie mengatakan, untuk minuman pihaknya memberikan berbagai minuman berupa es yang menyegarkan misalnya snow ice.

Minuman ini adalah es taiwan rasa vanila dengan berbagai pilihan topping misalnya coklat, keju dan coco crunch.

"Selain itu, masih ada minuman lychee kalasan dan selasih stroberi. Minuman ini menjadi andalan untuk melegakan tenggorokan sehabis bersantap," tambahnya.

Restoran ini juga melayani delivery order untuk paket catering, wedding party, gathering, ulang tahun, seminar, dll. info & reservasi dapat menghubungi telpon (0274) 496 927/ 0822 2035 9818. (tribunjogja.com)

Delivery Makanan Jogja? Klik makandiantar.com atau 0274 554 554. Ongkir Gratis !

Sumber: Tribun Jogja
Tags
kuliner
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved