Ini Penjelasan Kenapa Wapres Tak Angkat Tangan saat Hormat
Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla tidak memberikan hormat dengan cara yang sama yang dilakukan Presiden Joko Widodo pada upacara perayaan HUT RI ke-70
TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla tidak memberikan hormat dengan cara yang sama yang dilakukan Presiden Joko Widodo pada upacara perayaan HUT RI ke-70 di Istana Negara pagi tadi, Senin (17/8/2015). Hal itu pun ramai dibicarakan di dunia maya.
Juru Bicara Jusuf Kalla, Husain Abdullah, saat dihubungi TRIBUNnews.com menegaskan bahwa saat Sang Saka Merah Putih dinaikkan tadi pagi, Wakil Presiden yang hadir mengenakan jas hitam dan dasi merah maroon itu memberi hormat sesuai pasal 20 Peraturan Pemerintah (PP) nomor 40 tahun 1958.
"Pada waktu upacara penaikan atau penurunan Bendera Kebangsaan, maka semua orang yang hadir memberi hormat dengan berdiri tegak, berdiam diri, sambil menghadapkan muka kepada bendera," kata Husain mengutip PP nomor 40 tahun 1958.
Dalam PP tersebut juga diatur mengenai peserta upacara yang berpakaian seragam. Mereka diperbolehkan memberi hormat sesuai tata cara yang telah ditentukan oleh organisasinya masing-masing.
"Mereka yang tidak berpakaian seragam, memberi hormat dengan meluruskan lengan kebawah dan melekatkan tapak tangan," ujar Husain.
Namun untuk Presiden yang juga merupakan Inspektur Upacara (Irup) pada upacara pagi tadi, harus memberikan hormat dengan cara umum, yakni dengan menaikkan tangan kanan.
Ia mengingatkan, upacara tadi pagi adalah upacara ke-6 yang dihadiri Jusuf Kalla sebagai Wakil Presiden.
Hormat dengan cara meluruskan tangan di samping, sudah dilakukan Jusuf Kalla sejak mendampingi Presiden Susilo Bambang Yudoyono pada 2004-2009 lalu.
"Jadi pak JK itu berpengalaman. Pak JK kalau bertugas sebagai Irup juga memberi hormat seperti biasa," ujarnya.
Bung Hatta sebagai Wakil Presiden saat mendampingi Presiden Soekarno dalam upacara, juga memberikan hormat yang sama dengan yang dilakukan Wapres Jusuf Kalla pagi tadi.
"Jadi sikap sempurna yg dilakukan oleh Pak JK adalah sikap hormat. Persis dengan sikap hormat Bung Hatta saat mendampingi Bung Karno," tandasnya. (TRIBUNnews.com/Nurmulia Rekso Purnomo)
Delivery Makanan Jogja? Klik makandiantar.com atau 0274 554 554. Ongkir Gratis !
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/hormat-jk_1708_20150817_161311.jpg)