LIPSUS: 30 Persen Hasil Temuan Pungli Ada di Bantul

Tidak sedikit jumlah sekolah di Bantul yang masuk dalam temuan Lembaga Ombudsman DIY mengenai adanya 50 sekolah di DIY yang melakukan pungutan liar.

LIPSUS: 30 Persen Hasil Temuan Pungli Ada di Bantul
Tribun Jogja/ Suluh Pamungkas
Ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Anas Apriyadi

TRIBUNJOGJA, BANTUL - Tidak sedikit jumlah sekolah di Bantul yang masuk dalam temuan Lembaga Ombudsman DIY mengenai adanya 50 sekolah di DIY yang mengadakan pungutan liar dalam masa pendaftaran siswa baru. Kurangnya sikap kritis publik diduga menjadi penyebab.

Komisioner LO DIY, M Imam Santoso menerangkan temuan paling banyak memang berada di Bantul dengan jumlah sekitar 30 persen. "Levelnya kebanyakan SMA dan SMK," ujarnya pada Jumat (7/8/2015).

Menurut Imam, temuan banyak berada di Bantul karena survei lebih banyak dilakukan di wilayah tersebut.

Meski begitu, faktor lain menurutnya adalah sikap kritis orangtua siswa dan masyarakat yang harus ditingkatkan ketika menemui ketidakwajaran dalam pendaftaran sekolah.

"Saya kira pada sisi kritis publik yang harus ditingkatkan," katanya.

Pjs Bupati Bantul, Sigit Sapto Raharjo menerangkan untuk menindaklanjuti temuan LO DIY, pihaknya masih harus mempelajari hal tersebut terlebih dahulu bersama pihak terkait untuk menentukan langkah yang akan diambil.

"Saya akan rapatkan dulu dengan Dinas Pendidikan," terangnya.

Meski begitu, Sigit menegaskan sekolah di Bantul idealnya tetap harus menaati aturan yang ada dengan tidak mengadakan pungutan liar saat pendaftaran sekolah.

"Jangan ada pungutan liar, kalau aturannya kan sudah jelas melarang," katanya. (Tribunjogja.com)

Penulis: apr
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved