Penerapan Sistem Kuota Pendaki Merapi Mesti Disosialisasikan Jauh Hari
Berkaca dari event sebelumnya memang setiap 17 Agustus pendakian Merapi selalu overload, bahkan hingga antr
Penulis: dnh | Editor: oda
Laporan Reporter Tribun Jogja, Dwi Nourma Handito
TRIBUNJOGJA.COM, BOYOLALI - SAR BPBD Boyolali mendukung penerapan kuota pendaki gunung Merapi. Hal tersebut diutarakan oleh Komandan SAR BPBD Boyolali, Kurniawan Fajar Prasetyo pekan kemarin.
"Terkait penerapan sistem kuota sudah ada koordinasi dan memang dikatakan begitu. Kalau memang menurut Balai Taman Nasional Gunung Merapi itu efektif tentu kami mendukung. Semoga dengan adanya kuota akan menjadikan turunnya angka kecelakaan di gunung Merapi," ujarnya.
Untuk penerapan kuota memang baru dilakukan pada tahun ini. Menurut Kurniawan Fajar Prasetyo berkaca dari event sebelumnya memang setiap 17 Agustus pendakian Merapi selalu overload, bahkan hingga antri dan ada waiting list.
"Jumlah pendaki yang naik saat 17 Agustus memang banyak dan melebihi saat Suro dan tahun baru. Banyaknya pendaki juga mengakibatkan akan semakin susah untuk diatur di atas. Biasanya kalau banyak temannya maka akan lebih berani," lanjutnya.
Kurniawan berharap pendaki juga diharapkan untuk tidak perlu sampai puncak karena sudah ada larangan. Juga adanya kejadian kemarin yakni kasus Erri Yunanto bisa menjadi pelajaran yang berharga untuk teman‑teman pendaki.
Sementara itu, adanya sistem kuota ini menurutnya harus disampaikan dan disosialisasikan informasinya dari jauh‑jauh hari. Hal ini, supaya agar tamu dari luar kota nantinya tidak kecewa, karena 17 Agustus adalah momen yang bagus.
"Saran saya agar sejak jauh‑jauh hari harus dilakukan sosialiasi, melalui media yang dianggap efektif termasuk media sosial. Bahwa Merapi akan menerapkan sistem kuota," katanya.
Selain itu menurutnya, persiapan sebelum mendaki juga harus dipersiapkan dengan baik, pebekalan dan perlengkapan yang mencukupi. Juga tidak diperkenankan untuk membuat api di atas. (Tribunjogja.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/gunung-merapi_20150803_131608.jpg)