Bindi, Si Cantik Penerus Steve 'Crocodile Hunter' Irwin
Buah jatuh tak jauh dari pohonnya, inilah yang terjadi pada Bindi, putri dari Steve Irwin
TRIBUNJOGJA.com - Bagi penggemar acara dunia fauna di tanah air, tampaknya sudah tak asing dengan nama Steve Irwin.
Dulu, pria yang kerap kali dijuluki pawang buaya ini sering muncul di televisi nasional dengan mempertontonkan aksinya berinteraksi dengan berbagai satwa.

Nahas, Steve meninggal pada 4 September 2006 setelah seekor ikan pari menusuk bagian dadanya.
Saat itu, pria asal Victoria, Australia ini tengah melakukan pengambilan gambar untuk film dokumenter berjudul Ocean Deadliest.
'Buah jatuh tak jauh dari pohonnya' mungkin inilah peribahasa yang tepat untuk melukiskan garis keturunan Steve.
Sepeninggal Steve, putrinya Bindi Irwin tumbuh di lingkungan yang sama seperti yang digeluti sang ayah.

Sejak kecil, Bindi memang sudah diperkenalkan dengan dunia satwa.
Ia juga terlihat beberapa kali tampil bersama dengan sang ayah.

Tanggal 24 Juli kemarin Bindi sudah menjelma menjadi seorang remaja berusia 17 tahun.
Perayaan ulang tahunnya ini digelar di Kebun Binatang dengan cara yang sama seperti yang kerap kali dilakukan ayahnya.

Ia berulang tahun dengan dikelilingi binatang-binatang, lalu berbagi kebahagiaan dengan memberikan potongan-potongan daging untuk santapan buaya.
Bindi memang tumbuh menjadi seorang gadis yang juga aktif menyuarakan semangat perlindungan terhadap marga satwa.

Ia juga meneruskan proyek konservasi ayahnya di Kebun Binatang Australia di Queensland bersama dengan saudara laki-lakinya Robert Irwin. (*)
Sumber : Sunday Style
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/bindi-irwin_0308_1_20150803_100612.jpg)