KPK Periksa Gubernur Sumatera Utara 11 Jam

Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho harus menghabiskan waktu lebih kurang 11 jam bersama penyidik KPK

KPK Periksa Gubernur Sumatera Utara 11 Jam
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho harus menghabiskan waktu lebih kurang 11 jam bersama penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Gatot hari ini diperiksa dan dimintai keterangannya seputar suap kepada majelis hakim dan panitera Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan, Sumatera Utara.

Usai diperiksa penyidik, Gatot pun mengaku keletihan dan 'menyerah' menjawab pertanyaan wartawan. Gatot pun menyerahkan kepada kuasa hukumnya, Razman Arief Nasution.

"Posisi saya letih. Jadi saya minta kepada Pak Razman saja (memberikan keterangan)," kata Gotot di KPK, Jakarta, Rabu (22/7/2015) malam.

Razman yang berada di samping Gatot pun menungkapkan politikus Partai Keadilan Sejahtera itu harus menjawab 28 pertanyaan dari penyidik.

Pertanyaan tersebut seputar apakah Gatot mengenal anak buah OC Kaligis, Muhammad Yagari Bhastara Guntur dan bagaimana tugasnya.

Razman pun mempersingkat bahwa Gatot tidak terlibat terkait kasus suap tersebut.

"Intinya adalah Pak Gatot sebagai gubernur Sumatera Utara merasa hakulyakin tidak terlibat dalam masalah suap PTUN Medan," beber Razman.

Ketika kembali dikonfirmasi terkait uang yang diserahkan istri Gatot, Evy Susanti, kepada OC Kaligis, Razman kini membantahnya.

Razman mengatakan Evy hanya mengenal OC Kaligis sebelum bertemu Gatot. Tadi siang, Razman membeberkan bahwa Evy rutin memberikan uang kepada Kaligis.

Halaman
12
Tags
KPK
Editor: dik
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved