Breaking News:

Pekerja Seks Yogya Sampaikan Pesan Melalui Buku

Ada cara cerdas dari para Perempuan Pekerja Seks di Yogyakarta untuk melawan stigma negatif itu yakni menulis buku.

Penulis: mrf | Editor: oda
tribun jogja/ m. resya firmansyah
Perempuan Pekerja Seks di Yogya meluncurkan buku mozaik dibalik kisah mereka. PPS yang tersebar di tiga titik meluncurkan buku hasil tulisan mereka di Balai Kelurahan Sosromenduran Yogyakarta, Sabtu (4/72015). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, M Resya Firmansyah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Keberadaan Perempuan Pekerja Seks (PPS) di Indonesia banyak dicap negatif oleh masyarakat. Namun, ada cara cerdas dari para PPS di Yogyakarta untuk melawan stigma negatif itu yakni menulis buku.

PPS yang tersebar di tiga wilayah itu meluncurkan buku hasil tulisan mereka di Balai Kelurahan Sosromenduran Yogyakarta, Sabtu (4/7/2015).

Dalam buku tersebut terangkai mozaik-mozaik kisah kehidupan para PPS. Mulai dari latar belakang keluarga, kehidupan asmara, hingga ihwal bagaimana mereka bisa berprofesi sebagai PPS yang kerap dianggap sebagai 'sampah masyarakat'.

Buku ini ditulis oleh sekitar 21 PPS yang tinggal di Pasar Sarkem, Bong Suwong dan Giwangan.

Cerita selengkapnya bisa disimak di halaman 1 Tribun Jogja edisi Minggu (5/7/2015). (Tribunjogja.com)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved