Gusti Prabu Cium Indikasi Tindakan Tak Sportif pada Porda DIY 2015

Cabor yang tak diikuti oleh beberapa Kabupaten atau Kota itu akhirnya batal dipertandingkan.

TRIBUNJOGJA.COM - Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DIY, GBPH Prabukusumo mulai melihat adanya tanda tindakan kurang sportif jelang pelaksanaan Pekan Olahraga Daerah (Porda) XIII 2015 di Kulonprogo Oktober nanti. Satu hal yang menjadi sorotannya, adalah adanya strategi untuk menjadikan beberapa cabang olahraga (cabor) batal dipertandingkan.

Prabukusumo menjelaskan, tindakan kurang sportif ini yang belakangan muncul adalah ada Kota atau Kabupaten tertentu yang sengaja tidak mengirimkan atletnya. Pertimbangannya karena peluang untuk menang sedikit karena ada Kota atau Kabupaten lain yang punya atlet berkualitas dan sangat sulit untuk ditandingi.

Akibatnya, cabor yang tak diikuti oleh beberapa Kabupaten atau Kota itu akhirnya batal dipertandingkan.

"Ini termasuk cara yang kurang sportif dan merusak prestasi yang telah didapat oleh sang atlet sendiri. Apalagi mereka sudah bertahun-tahun berlatih tapi saat akan bertanding demi membela daerahnya malah gagal bertanding," kata Prabukusumo, Senin (29/6/2015).

Prabukusumo menduga, beberapa Kota atau Kabupaten yang tak mengirim atlet itu hanya ingin mengejar target juara umum tanpa mempedulikan efeknya bagi sang atlet. Oleh sebab itu ia memohon kesadaran dari beberapa cabor, juga KONI daerah untuk mengingatkan Pengkab cabor untuk memikirkan soal prestasi atlet. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved