Ikut Karate Lantaran Sering Di-bully Teman

Menjalani aktivitas olahraga bela diri awalnya tak terlintas dibenak Annisa Rahayu Savitri (19).

Penulis: cnt | Editor: oda
tribun jogja/hasan sakri g.
Annisa Rahayu Savitri 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Cahyo Nugroho T.

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Menjalani aktivitas olahraga bela diri awalnya tak terlintas dibenak Annisa Rahayu Savitri (19). Menurutnya, olahraga bela diri karate yang dipilihnya merupakan pilihan dari ibunya yang memasukan Ia ke olahraga Karate.

Sebelumnya, Annisa, sapaan akrabnya, merupakan gadis yang sering dibully dan diledek oleh temannya saat ia masih duduk di Sekolah Dasar (SD).

Tak hanya itu, lantaran seringnya ia diledek, ia sempat tidak memiliki teman yang mau diajaknya main.

Sedih dan tangis haru pun ia rasakan sepulangnya dari sekolah, kepada ibunya ia sempat meminta agar dirinya dipindahkan ke sekolah lain lantaran setiap hari ia dibulli temen-temennya.

Namun ibunya tetap meminta untuk Annisa untuk tetap bertahan di sekolahnya dan ia didaftarkan karate oleh ibunya.

Melihat orangtuanya dari keluarga sederhana dan merasa kasihan, ia pun mau dan mengikuti plihan ibunya untuk mengikuti olahraga bela diri karate ini.

Setelah ia mengikuti latihan karate, ia pun merasa harus berjuang keras untuk menuju tempatnya ia berlatih.

“Saya waktu itu memberanikan diri untuk berlatih Karate yang jarak tempat latihannya jauh dari rumah saya. Saya juga harus menggunakan transportasi Bus setiap kali berlatih,” ujarnya kepada Tribun Jogja, Selasa (23/6/2015).

Selain itu, setiap latihan, Annisa selesai saat maghrib tiba. Dari tempat latihan menuju tempat pemberhentian bus, dia harus berjalan kaki lagi sejauh satu kilometer. Hingga pulang sampai di rumah jam 10 malam

Setelah mengikuti latihan beberapa waktu, Ia berlanjut pada mengikuti perlombaan beberapa kejuaraan karate.

Dari mengikuti kejuaraan itulah ia langsung memiliki mental pemberani pada teman-temannya di sekolah. Setelah itu, ia jarang dibully teman-temannya lantaran bisa karate.

Tak hanya itu gadis kelahiran Jepara 4 Maret 1996 itu merasa senang, lantaran berawal dari niat ibunya mengikutkan karate untuk meningkatkan mentalnya. Namun sekarang bisa menghasilkan prestasi yang membanggakan orang tuanya bahkan nama Negara.

Berbagai prestasi pun juga sudah di raih Niken di tingkat daerah maupun Provinsi.

Ia pun juga pernah membawa nama Indonesia dalam ajang kejuaraan Karate antar Mahasiswa se Asia Tenggara. Ia membawa nama Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dalam ajang terebut.

“Alhamdulillah waktu itu saya dapet medali emas dan itu tingkat Asia Tenggara. Saya sangat merasa bersyukur dan ingin lebih meningkatkan prerstasi yang lebih baik,” imbuhnya.

Untuk itu Ia berharap agar nantinya ia suatu saat nanti bisa memiliki prestasi Karate hingga tingkat dunia. (Tribunjogja.com)

Sumber: Tribun Jogja
Tags
karate
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved