Pendiri JNE Tutup Usia di Belanda
Pendiri dan pemimpin perusahaan tersebut, H Soeprapto Suparno tutup usia di Belanda pada Selasa (23/6/2015) pukul 22.15 waktu setempat
Penulis: Singgih Wahyu Nugraha | Editor: Ikrob Didik Irawan
Laporan Reporter Tribun Jogja, Singgih Wahyu Nugraha
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kabar duka datang dari perusahaan jasa logistik dan distribusi Jalur Nugraha Eka kurir (JNE).
Pendiri dan pemimpin perusahaan tersebut, H Soeprapto Suparno tutup usia di Belanda pada Selasa (23/6/2015) pukul 22.15 waktu setempat.
Soeprapto meninggal pada usia 81 tahun setelah menjalani perawatan selama sekitar sebulan di rumah sakit VU Medisch Centrum Amsterdam, Belanda.
Ia meninggalkan seorang istri, 6 orang anak dan 12 orang cucu.
Abdul Rahim Tahir, CEO Group JNE dalam keterangan resmi yang diterima Tribun Jogja, Rabu (24/6/2015), menyebutkan bahwa JNE sangat berduka atas kepergian seorang ayah, pendiri dan pemimpin dari JNE tersebut.
“Semoga seluruh amal kebaikan yang beliau lakukan diterima, serta ditempatkan di tempat yang mulia di sisi Allah SWT,” jelas dia.
Disebutkan, pria yang akrab disapa Pak Prapto ini telah melahirkan salah satu perusahaan jasa pengiriman ekspres dan logistik nasional terdepan yaitu PT TIKI Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) dengan lebih dari 12.000 karyawan di seluruh Indonesia.
Semasa hidupnya, Soeprapto yang kelahiran Gunung Menumbing, Mentok, Bangka, Provinsi Bangka Belitung, 7 Oktober 1934 itu dikenal sebagai sosok yang bersahaja dan senang berbagi kepada sesama.
Tangan dingin Soeprapto terbukti mampu membawa JNE sebagai perusahaan berjaringan luas dengan lebih dari 5.000 titik penjualan di seluruh Indonesia.
Kondisi itu mampu membuat JNE diakui sebagai perusahaan jasa pengiriman ekspres dan logistik nasional terdepan serta mendapatkan banyak penghargaan bergengsi dalam berbagai acara. (tribunjogja.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/jne-2406_20150624_215600.jpg)