Karnaval Jarik Meriahkan Jalan Santai HUT ke-68 Pemkot Yogyakarta

Kedua kegiatan tersebut juga dimeriahkan oleh Karnaval Jarik.

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sebagai puncak perayaan HUT Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta yang ke-68, Pemkot Yogyakarta menggelar kegiatan senam dan jalan sehat. Kedua kegiatan tersebut juga dimeriahkan oleh Karnaval Jarik.

Haryadi Suyuti, Wali Kota Yogyakarta dalam sambutannya saat membuka event ini, Minggu (14/6/2015) kemarin mengatakan acara senam dan jalan sehat ini merupakan ajang silaturahmi antara masyarakat dengan pegawai Pemkot Yogyakarta.

"Even ini bisa dijadikan media komunikasi langsung antara masyarakat dengan aparat pemerintah, terutama yang membutuhkan layanan dari Pemerintah Kota Yogyakarta," kata Haryadi, Minggu (14/6/2015).

Even yang digelar di depan rumah dinas Wali Kota Yogyakarta ini mensyaratkan semua pesertanya untuk membawa jarik bermotif batik. Para peserta pun dibebaskan untuk mengkreasikan jarik yang mereka bawa. Bahkan ada peserta yang memang menyiapkan kostum unik untuk menghadiri event ini.

Seperti salah satunya yang dilakukan oleh Adi Cuget. Penduduk Banguntapan ini memakai kostum burung merak dalam gelaran senam dan jalan sehat yang diselenggarakan Pemkot Yogyakarta ini. Menurutnya, ia tak membutuhkan biaya banyak untuk menciptakan kostum tersebut, sebab semua bahannya merupakan bahan-bahan daur ulang.

"Persiapan saya membuat kostum ini hanya tiga hari. Bahan-bahannya pun hanya daur ulang. Seperti potongan kain batik, kawat, dan tali rafia. Jadi tidak terlalu repot," kata Adi kepada Tribun Jogja.

Pemilihan burung merak sebagai kostum yang ia kenakan, karena burung merak melambangkan keindahan. Sehingga ia pun berharap Yogyakarta akan terus tetap indah dan istimewa seperti burung merak.

Dalam kesempatan tersebut, kostum milik Adi juga masuk dalam 10 kostum terunik yang terpilih di event tersebut. Finalis Puteri Indonesia 2015 asal Yogyakarta, Annisa Yunas yang menjadi juri dalam pemilihan 10 kostum terunik tersebut.

"Yogyakarta harus sering-sering bikin acara semacam ini. Sebab selain mengajak masyarakat untuk sehat bersama, juga mempromosikan kebudayaan Yogyakarta yaitu jarik bermotif batik. Peserta kostum unik ini juga sangat kreatif. Jarik yang sudah unik makin unik dengan kreativitas para peserta ini," ujar dara berambut panjang ini.

Tak hanya senam dan jalan sehat, event kemarin ini juga dimeriahkan dengan pembagian berbagai macam doorprize seperti sepeda motor, sepeda gunung, tabungan senilai Rp5 juta, mesin cuci, gadget, dan masih banyak lagi. (*)

Penulis: tiq
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved