Pameran Batu Akik di JEC

Batu Akik Berlafaz Allah Ditawar Rp100 Juta

Puluhan stan memamerkan ratusan batu akik di gelaran Gelegar Batu Nasional, bertempat Jogja Expo Center, Minggu (7/6/2015)

TRIBUNJOGJA.com | HAMIM TOHARI
Kawasan Nol Kilometer sudah sejak lama bahkan sebelum batu akik booming seperti saat ini telah menjadi tempat berjualan bagi puluhan penjual batu akik. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Septiandri M

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Puluhan stan memamerkan ratusan batu akik di gelaran Gelegar Batu Nasional, bertempat Jogja Expo Center, Minggu (7/6/2015).

Bukan hanya memamerkan batu akik, pengisi stan pun menjual batu akik kepada pengunjung yang hadir dalam pameran yang digelar 3-7 Juni 2015 tersebut.

Andrea, seorang penjual batu akik asal Purbalingga, yang ada di pameran tersebut mengaku, batu akik miliknya sudah ada yang menawar dengan harga Rp100 juta.

Ia mengatkan, batu akik miliknya itu punya motif mirip lafaz Allah. Hal itulah yang membuat batu akiknya ditawar dengan harga tinggi.

"Kemarin sudah ada yang menawar Rp100 juta, namun sampai sekarang belum kami pajangkan. Hanya ke orang-orang tertentu saja kami perlihatkan. Kalau ada yang menawar lebih tinggi, baru kami perlihatkan," ujar Andrea, Minggu (7/6/2015).

Ketika Tribun Jogja meminta Andrea untuk memperlihatkan batu tersebut, Andrea pun enggan memperlihatkannya. Menurutnya, ia tidak mau sembarangan memperlihatkan batu akik berharga tinggi itu.

Andrea hanya memperlihatkan sertifikatnya saja. Ia menjelaskan, batu akik berlafaz Allah tersebut merupakan batu jenis kalsedon (chalcedony), berwarna cokelat dan berdimensi 18.09 x 14.11 x 9.27 milimeter.

Berita selengkapnya bisa disimak di halaman 13 koran Tribun Jogja edisi Senin (8/6/2015) halaman 13. (tribunjogja.com)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved