Polisi Temukan 12 Alat Kontrasepsi di Tempat Pijat
Jajaran kepolisian wilayah Sleman dari tingkat Polres hingga Polsek giatkan operasi Pekat progo 2015 selama mendekati Ramadan
Penulis: Santo Ari | Editor: Ikrob Didik Irawan
Laporan Reporter Tribun Jogja, Santo Ari
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Jajaran kepolisian wilayah Sleman dari tingkat Polres hingga Polsek giatkan operasi Pekat progo 2015 selama mendekati Ramadan.
Satu diantaranya adalah giat operasi dari Polsek Berbah yang menyasar salon maupun tempat pijat yang diduga disalahgunakan menjadi tempat prakti prostitusi terselebung.
Kanit Reskrim Polsek Berbah AKP Mujiman mengatakan, sasaran operasi merupakan tempat-tempat yang diindikasi disalahgunakan untuk prostitusi.
Dalam operasi yang digelar hari Senin (25/5/2015) sore, pihak Polsek Berbah mengamankan belasan alat kontrasepsi yang belum terpakai di lokasi tempat pijat Sari yang berada di Mangunan, Berbah.
"Kami amankan dua belas alat kontrasepsi, selain itu tempat pijat itu juga tidak ada izinnya," ujarnya.
Dalam razia saat itu, petugas tidak menemukan adanya praktik prostitusi.
Kendati demikian dari temuan alat kontrasepsi, petugas lantas menggelandang dua orang wanita yang bekerja di sana untuk didata dan diperiksa lebih lanjut.
"Kami akan tetap melakukan pemeriksaan dan akan diberi sangksi tindak pidana ringan," jelasnya. (tribunjogja.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/razia_2305_20150523_201416.jpg)