Lima Wisatawan Terseret Arus Sungai Bawah Tanah Pantai Baron

Beruntung semuanya dapat diselamatkan oleh anggota SAR yang berjaga di sekitar lokasi kejadian.

Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Mona Kriesdinar

Laporan Reporter Tribun Jogja, Hari Susmayanti

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Lima orang wisatawan di Pantai Baron, Desa Kemadang, Tanjungsari terseret ombak saat bermain air di aliran sungai bawah tanah yang ada di pantai tersebut.

Beruntung semuanya dapat diselamatkan oleh anggota SAR yang berjaga di sekitar lokasi kejadian.

Kelima wisatawan yang terseret ombak antara lain Ruth Cristiana ( 15), Anisa, keduanya warga Watugajah, Sepogo, Boyolali.

Sementara tiga korban lainnya tidak sempat didata karena langsung pergi bersama rombongannya.

Koordinator SAR Baron, Marjono mengatakan, kejadian tersebut bermula saat rombongan korban bermain air di aliran sungai bawah tanah yang ada di sisi barat Pantai Baron.

Saat tengah asik bermain air, para korban yang tidak menyadari kalau arus sungai cukup deras sehingga menyeretnya hingga ke tengah.

Beruntung, sebelum terlalu jauh, para korban berteriak meminta tolong.

Petugas SAR yang mengetahui kejadian tersebut langsung menolong korban dengan menggunakan kapal.

Para korban kemudian langsung dinaikan ke atas kapal untuk dievakuasi ke darat.

Namun karena terlalu banyak minum air, salah satu korban yakni Ruth Cristiana sempat pingsan.

Korban kemudian langsung dibawa ke posko SAR untuk mendatapkan perawatan medis.

“Satu korban sempat pingsan, kalau lainnya tidak apa-apa,”katanya, Minggu ( 16/5/2015.

Marjono menjelaskan, arus sungai bawah tanah yang ada di pantai Baron memang berbahaya karena cukup deras.

Untuk itu, pihaknya selalu memberikan himbauan kepada para wisatawan untuk tidak bermain di aliran sungai karena cukup membahayakan.

“Tadi sempat terseret sekitar 50 meter,”ungkapnya.(has)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved