Manajemen Batal Bubarkan Tim Persikama Magelang

Pihak manajemen akhirnya merencanakan untuk menggelar turnamen mini dengan beberapa klub yang belum bubar

Tayang:
Penulis: Agung Ismiyanto | Editor: Muhammad Fatoni
Kemeriahan dan antusiasme supporter saat launching klub Persikama bulan Maret lalu. Kini, manajemen batal untuk merumahkan pemain, mereka akan mempertahankan tim dengan cara menggelar tuenamen mini dan lokal. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Agung Ismiyanto

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Pemain Persatuan Sepak Bola Kabupaten Magelang (Persikama), akhirnya tidak jadi dirumahkan oleh pihak manajemen. Pihak manajemen akhirnya merencanakan untuk menggelar turnamen mini dengan beberapa klub yang belum bubar pascakonflik Kemenpora dengan PSSI.

Manager Persikama, Sukardiyono “Goodres” menjelaskan, opsi menggelar turnamen mini bagi Persikama merupakan opsi yang terbaik dibandingkan dengan merumahkan pemain. Sejauh ini, kata dia, manajemen sedang berencana menyiapkan kompetisi mini yang akan diikuti oleh sejumlah klub Liga Nusantara (Linus).

“Sejauh ini ada beberapa tim yang kemungkinan bisa diajak berkompetisi. Diantaranya, Persipa Pati, Persik Kendal, Persikaba Blora. Kami masih menjalin komunikasi dengan mereka dan berharap mereka bisa mendukung,” jelasnya, Rabu (13/5/2015).

Dia menjelaskan, pihak manajemen belum sepakat untuk merumahkan pemain. Hal itu lantaran ada beberapa pertimbangan yang dipikirkan oleh manajemen agar keberlangsungan tim kebanggan warga Kabupaten Magelang ini masih bisa terus eksis.

Pihaknya khawatir jika dengan merumahkan pemain Persikama, timnya menjadi tidak terorganisir. Sehingga, akan berdampak buruk untuk kesebelasan Persikama di waktu yang akan datang. Sementara, manajemen masih berharap kompetisi Liga Nusantara segera dilaksanakan kembali, sehingga para pemain harus tetap bersama-sama.

“Dengan putusan ini, kami berharap seluruh stakeholder mendukung keberlangsungan Persikama kedepannya. Semua bersinergi demi kebesaran Persikama, bukan kepentingan pribadi atau kelompok saja,” jelasnya.

Senada dengan Sukardiyono, Bendahara Persikama, Islahudin mengaku pihaknya berupaya maksimal untuk mempertahankan tim. Salah satunya dengan menggelar turnamen mini dan lokal. Termasuk, mencari solusi penganggaran dengan mengadakan turnamen-turnamen lokal dan persahabatan.

“Kami juga akan tetap berlatih untuk menjaga performa tim,” ulasnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved