Breaking News:

Polisi Pastikan Akseyna Dibunuh

Khususnya terkait temuan tulisan tangan Akseyna yang menuliskan surat wasiat.

Editor: Hendy Kurniawan
Tribun Jogja/Jihad Akbar
Suasana duka menyelimuti kediaman Kolonel Susmardoto di Jalan Elang no 4, Tegalsari, Kalasan, Sleman, Yogya, Selasa (31/3/2015). 

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Kapolres Metro Depok Komisaris Besar Ahmad Subarkah mengaku jajarannya telah menemukan titik terang penyelidikan kasus kematian Akseyna Ahad Dori (18). Polrestro Depok memastikan bahwa mahasiswa Biologi UI tersebut tewas dibunuh.

"Memang ada titik terang. Titik terangnya, (Akseyna korban) pembunuhan," ujar Ahmad Subarkah di Sports Mall-Mahala Square, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin (4/5/2015).

Subarkah meyakini salah satu bukti yang ditemukan penyidiknya valid. Khususnya terkait temuan tulisan tangan Akseyna yang menuliskan surat wasiat.

Namun polisi tetap akan menyelidiki hingga tuntas. Apakah Akseyna menulis surat itu atas kemauan sendiri atau ada paksaan. "Ya tulisannya otentik. Kita akan telusuri hingga tuntas," ujarnya.

Aksyena ditemukan tewas mengambang di danau Kenanga UI, 28 Maret 2015 lalu. Korban ditemukan dengan kondisi tubuh dibebani batu yang siisi pada tas punggungnya.

Hasil otopsi Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur menemukan sejumlah luka memar pada tubuh Dori yang diduga akibat benturan benda tumpul.

Saat itu, Kepala Bidang (Kabid) Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Musyafak menduga Akseyna masih bernafas saat berada di dalam air.

"Karena ada pasir dan air di dalam paru-parunya. Itu penyebab kematiannya, tetapi apakah tenggelam sendiri atau ditenggelamkan (dibunuh), ini yang masih diselidiki dan ranahnya penyidik," kata Kabid Dokkes saat itu. (Tangguh Sipria Riang)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved