Upaya Diversi Gagal, RS Jalani Sidang Perdana

Menik juga mengaku masih belum terima dengan putusan pengadilan tersangka NK Maret lalu

Upaya Diversi Gagal, RS Jalani Sidang Perdana
ist
Tato Hello Kity yang menjadi penyebab awal penganiayaan keji terhadap LA 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Anas Apriyadi

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - RS (16) Salah satu tersangka penganiayaan gara-gara tato Hello Kitty akhirnya menjalani sidang perdana secara tertutup di ruang sidang anak Pengadilan Negeri (PN) Bantul, Kamis (30/4/2015). RS menjalani sidang setelah upaya diversi yang dilakukan dengan menghadirkan korban (LA) dan keluarganya mengalami kegagalan.

Berdasarkan keterangan anggota tim jaksa penuntut umum, Novi SH, yang ditemui usai sidang, pengadilan terhadap RS dilakukan setelah mediasi tidak ada kesepakatan. Sedangkan agenda persidangan RS pada kali pertama adalah mendengarkan keterangan saksi korban.

Sementara itu, Menik, ibu korban LA yang ditemui usai mengikuti mediasi tertutup dengan tersangka RS, mengakui masih belum bisa memaafkan tindakan tersangka kepada anaknya meski sebelumnya ia mengaku telah mengenal baik tersangka.

"Sebelumnya sudah kenal baik dengan RS. Tapi yang saya sayangkan kemarin dia melakukan kayak gitu padahal dia juga sudah kenal sama anak saya. Makanya ya saya tidak mau maafkan lah," terangnya.

Menik juga mengaku masih belum terima dengan putusan pengadilan tersangka NK Maret lalu yang hanya dihukum dengan rehabilitasi di Panti Sosial Bina Remaja. Sehingga ia berharap tersangka RS diberikan hukuman lebih berat daripada tersangka sebelumnya.

"Harapannya untuk tersangka yang kedua (diadili) ini tidak hanya direhab seperti yang dulu, tapi dipidanakan saja," ungkapnya.

Akibat tindakan para tersangka yang menganiaya LA hingga memasukkan botol pada alat vitalnya, Menik mengungkapkan hingga kin LA masih belum masuk sekolah. "Kondisi LA sudah baik tapi masih belum sekolah.
Mungkin besok di tahun ajaran baru," katanya. (*)

Penulis: apr
Editor: hdy
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved