Tersangka Penganiayaan Tato Hello Kitty Jalani Proses Diversi

Diversi diupayakan mengingat tersangka RS secara usia masih digolongkan anak.

Tersangka Penganiayaan Tato Hello Kitty Jalani Proses Diversi
ist
Tato Hello Kity yang menjadi penyebab awal penganiayaan keji terhadap LA 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Anas Apriyadi

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Proses hukum terhadap tersangka kasus penganiayaan terkait tato 'Hello Kitty' kembali digelar di Pengadilan Negeri Bantul, Kamis (30/4/2015). Kali ini tersangka RS (16) yang dijadwalkan menjalani sidang perdana.

Berdasarkan jadwal pengadilan, tersangka yang masih di bawah umur ini akan digelar pukul 10.00. Dari pantauan wartawan Tribun Jogja di lapangan, tersangka RS datang ke PN Bantul dengan kawalan petugas Kejari Bantul sekitar pukul 10.00.

Meski begitu, tersangka tidak langsung menjalani sidang, namun menuju ruang mediasi PN Bantul. Hingga kini masih belum ada tanda persidangan akan segera dilakukan.

Humas PN Bantul, Supandriyo, menjelaskan agenda terhadap tersangka RS hari ini adalah upaya diversi atau pengalihan penyelesaian perkara Anak dari proses peradilan pidana ke proses di luar peradilan pidana. Diversi diupayakan mengingat tersangka RS secara usia masih digolongkan anak.

"Ini diupayakan diversi untuk menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan kalau korban dan keluarga mau, kalau tidak sepakat langsung dilanjutkan persidangan," terangnya.

Supandriyo menambahkan jika diversi berhasil proses persidangan tidak akan dilanjutkan, dan proses yang dijalankan sesuai kesepakatan diversi.

Kuasa hukum RS dari Lembaga Perlindungan Anak, Pranowo berharap proses peradilan yang akan berjalan bisa memperhatikan hak tersangka yang masih anak-anak.

"Karena anak masih punya hak untuk belajar, berkumpul dengan orangtua, itu kita harapkan putusan yang bisa berpihak pada anak," ungkapnya.

Lebih spesifik lagi, Pranowo juga berharap bentuk hukuman yang dijatuhkan bisa berbentuk rehabilitasi seperti yang dijatuhkan pada tersangka sebelumnya. (*)

Penulis: apr
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved