Polres Bantul Sebar Anggota untuk Terus Buru Pelaku Penganiaya LA

Kapolres Bantul, AKBP Surawan, ketika ditemui di kantornya, Selasa (7/4/2015) menjelaskan masih ada tiga tersangka yang belum diketahui keberadaannya.

Polres Bantul Sebar Anggota untuk Terus Buru Pelaku Penganiaya LA
kompas.com
Tiga buron kasus penyiksaan terhadap siswi SMA gara-gara tato Hello Kitty. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Anas Apriyadi

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL – Pascamenyerahnya RS (16), seorang tersangka kasus penganiayaan gara-gara tato ‘Hello Kitty’ kepada polisi, Minggu (5/4/2015) kemarin, Polres Bantul terus memburu tersangka lain yang masih belum ditemukan. RS diduga turut serta dalam penganiayaan terhadap LA (18) seorang pelajar di Bantul.

Kapolres Bantul, AKBP Surawan, ketika ditemui di kantornya, Selasa (7/4/2015) menjelaskan masih ada tiga tersangka yang belum diketahui keberadaannya.

“RS yang menyerahkan diri, tiga yang lain masih diburu,” jelasnya.

Polres Bantul pun telah mengerahkan personilnya untuk segera menemukan tersangka yang masih buron.

“Ada sepuluh anggota yang kita sebar di wilayah DIY dan lima anggota yang kita sebar di berbagai wilayah di luar kota untuk memburu para tersangka,” ungkap Surawan.

Surawan juga mengakui belum menemukan keterangan baru dari RS yang menyerahkan diri.

“Belum ada, masih kita telusuri dulu,” jelasnya.

Surawan juga berharap kerja keras personilnya memburu para tersangka segera membuahkan hasil dan mendapat putusan yang seadil-adilnya.

RS menyerahkan diri ke Mapolres Bantul pada Minggu (5/4/2015) dengan didampingi orangtuanya. Selama pelarian ia bersembunyi hingga Tasikmalaya, Jawa Barat.

Hingga sekarang sudah ada enam pelaku yang ditangkap. Salah seorang pelaku NK (16) bahkan sudah divonis oleh PN Bantul dengan hukuman rehabilitasi. (*)

Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved