Muspida Kota Magelang Komitmen Bersama Tolak Paham Radikal ISIS

Sejauh ini Kota Magelang masih aman dan belum ada indikasi penyebaran paham ISIS

Penulis: Agung Ismiyanto | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/ Agung Ismiyanto
Wali Kota Magelang, Sigit Widyonindito disaksikan Kapolres Kota Magelang, AKBP Zain Dwi menandatangani deklararsi penolakan ISIS di Aula Mapolres setempat, Senin (6/4/2015). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Agung Ismiyanto

TRIBUNJOGJA.COM - Kota Magelang masih dinilai aman dari penyebaran paham negara Islam Iraq dan Suriah (ISIS). Namun demikian, paham radikal ISIS hingga kini masih terus diwaspadai dengan adanya kesepakatan bersama elemen masyarakat dan musyawarah pimpinan daerah (Muspida) Kota Magelang untuk menolak ISIS.

Deklarasi kesepakan penolakan ISIS itu dilakukan dengan pembubuhan tanda tangan oleh sejumlah elemen masyarakat di aula Mapolres Kota Magelang, Senin (6/4/2015). Hadir dalam deklarasi itu antara lain, Wali Kota Magelang, Sigit Widyonindito, Kapolres Magelang, AKBP Zain Dwi, Kepala Kejari Kota Magelang, James Fudhoil, PN Magelang, Delta Tamtaman, Dandim 07/05 Magelang, Letkol Arm I Made Gede Antara, LSM dan Forum Kerukunan Umat Beragama.

“Dengan kesepakatan ini, kami menolak paham radikal ini, karena jelas bertentangan dengan nilai luhur Pancasila. Maka, mari kita cegah bersama-sama,” jelas Kapolres Kota Magelang, AKBP Zain Dwi, usai deklarasi tersebut.

Zain menjelaskan, beberapa kesepakatan tersebut perlu kerja sama antara masyarakat dan kepolisian untuk mewujudkannya. Pihaknya juga mengatakan, masyarakat akan terus menyampaikan kesepakatan ini hingga lapisar Rukun Warga (RW) dan Rukun Tangga (RT).

Disinggung titik rawan penyebaran paham ISIS di Kota Magelang, Zain mengaku sejauh ini Kota Magelang masih aman dan belum ada indikasi penyebaran paham ISIS. Meski demikian, pihaknya terus mewaspadai dengan adanya kegiatan-kegiatan sosialisasi anti ISIS di setiap kegiatan umat muslim.

“Kami sering menyampaikan melalui salat jumat, spanduk-spanduk, dan juga sarasehan yang intinya adalah gerakan untuk menolak paham ISIS,” ujarnya.

Ketua FKUB Kota Magelang, Ismudiono menjelaskan, paham ISIS itu sangat merusak kerukunan umat beragama. Dia juga menjelaskan, pihaknya menolak paham ISIS karena melakukan kekerasan dan merampok untuk mewujudkan tujuan mereka.

“ISIS itu paham yang tidak benar. Kalau bisa dikatakan, itu justru bukan Islam. Agama Islam tidak mengajarkan cara-cara kekerasan seperti itu,” paparnya.

Ketua MUI Kota Magelang ini juga mengatakan, setelah adanya deklarasi ini, perlu ada tindak lanjut di tempat-tempat ibadah dan takmir masjid. Agar, paham ini tidak menyusup pada umat dan meresahkan. Dia juga menambahkan, sejauh ini, Kota Magelang juga termasuk wilayah aman dari penyebaran paham ISIS.

“Hal ini karena pengamanan dari polisi cukup baik,” tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved