LA dan Ibunya Menangis Tak Terima Putusan Hakim

Putusan majelis hakim yang hanya menghukum NK dengan rehabilitasi di Panti Sosial Bina Remaja (PSBR) membuat keluarga korban kecewa

LA dan Ibunya Menangis Tak Terima Putusan Hakim
ist
Tato Hello Kity yang menjadi penyebab awal penganiayaan keji terhadap LA 

Laporan Reporter Tribun Jogja,

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Putusan majelis hakim yang hanya menghukum NK dengan rehabilitasi di Panti Sosial Bina Remaja (PSBR) membuat keluarga korban kecewa. LA (korban) dan ibunya langsung menangis begitu persidangan usai.

Ibu korban, Menik mengatakan, sebaiknya NK harus dipenjarakan. Pasalnya, hukuman rehabilitasi tidak setimpal dengan perbuatan yang telah dilakukan NK terhadap anak.

"Pokoknya saya tidak terima. Dia harus dipenjara," ujar Menik tergesa-gesa sambil menangis, Kamis (26/3/2015). (tribunjogja.com)

Penulis: say
Editor: dik
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved