Striker Asal Solo Ini Ingin Bawa PSS ke ISL
Meski musim ini musim pertamanya membela PSS Sleman, Diego tidak pantang nyali dan siap memberikan yang terbaik bagi Elang Jawa
Laporan Reporter Tribun Jogja, Dwi Nourma Handito
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Nama Diego Banowo belum terlalu familiar dengan publik sepakbola DIY. Ya, pemain dengan posisi striker ini memang baru pertama kali bergabung dengan klub asal DIY, PSS Sleman. Sebelumnya ia berkelana di beberapa klub Jateng dan Jatim.
Meski musim ini musim pertamanya membela PSS Sleman, Diego tidak pantang nyali dan siap memberikan yang terbaik bagi Elang Jawa, julukan PSS Sleman. Ia tidak mengusung misi khusus, namun ia bertekad untuk membawa PSS Sleman meraih ambisinya yakni lolos ke ISL.
Ditemui Tribun Jogja di mess PSS Sleman, pemain asal Solo ini bercerita banyak tentang dirinya dan klub barunya. Sekadar diketahui pada musim kemarin, Diego Banowo membela klub ISL yang akhirnya terdegradasi Laskar Kalinyamat, Persijap Jepara.
"Saya ingin bisa menjadi pemain inti di PSS Sleman, karena saya ingin bermain dan bisa berkontribusi terhadap tim dan membawa PSS Sleman promosi ke ISL," ujar pemain kelahiran 1991 tersebut, Selasa (10/3/2015).
Berkaitan dengan pemain inti, Diego Banowo harus bersaing dengan pemain lain yang bisa dikatakan lebih senior daripada dirinya. Sebut saja nama striker kaya pengalaman Agung Suprayogi dan striker eks ISL Aris "Sinchan" Alfiansyah yang pasti juga mengincar posisi pemain inti.
Berbicara mengenai target ISL, Diego memiliki alasan yang spesifik. Menurutnya jika tim yang ia bela masuk ke ISL, tidak hanya nama tim yang terangkat namun juga nama para pemain juga akan ikut terangkat.
Tentu hal ini menjadikan sebuah kesempatan dalam karier sepak bolanya untuk lebih membesarkan namanya."Kepentingan tim menjadi utama, saya tentu ingin menjadi top skor dan bisa mencetak banyak gol namun kepentingan tim yang menjadi utama," jelasnya.
Diego pun percaya, dibawah asuhan Jaya Hartono PSS Sleman bisa meraih prestasi dengan lolos ke ISL. Sosok Jaya Hartono sendiri bagi Diego Banowo adalah pelatih yang bagus.
"Coach Jaya sudah punya nama besar di dunia sepakbola nasional, saya merasa beruntung bisa dilatih oleh beliau," ujarnya.
Diego menyebutkan, Jaya Hartono adalah pelatih yang sangat memperhatikan anak asuhnya, dimana Jaya Hartono banyak memberikan masukan kepada dirinya. "Saya belajar banyak dari beliau, dia banyak memberikan masukan," imbuh Diego. (tribunjogja.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/diego-banowo.jpg)