Inzaghi: Saya Pergi dengan Kepala Tegak

Kebijakan pelatih AC Milan, Filippo Inzaghi, menuai tanda tanya saat anak asuhnya ditahan Hellas Verona di San Siro, Sabtu (7/3/2015)

AFP PHOTO / MARCO BERTORELLO
Pelatih AC Milan, Filippo Inzaghi, saat mengamati jalannya pertandingan dari tepi lapangan. 

TRIBUNJOGJA.COM, MILAN - Kebijakan pelatih AC Milan, Filippo Inzaghi, menuai tanda tanya saat anak asuhnya ditahan Hellas Verona di San Siro, Sabtu (7/3/2015). Namun, Inzaghi yakin, keputusan-keputusannya tidak akan dikritik andai laga berakhir lebih cepat.

Dalam laga ini, Inzaghi lebih memilih Giampaolo Pazzini ketimbang Mattia Destro. Inzaghi juga memasang lima pemain belakang sekaligus dan menginstruksikan anak asuhnya bermain bertahan hingga Verona mencetak gol penyeimbang beberapa detik sebelum peluit panjang.

"Jika laga berakhir sepuluh detik lebih awal, komentar-komentar yang muncul mungkin akan berbeda," ungkap Inzaghi.

"Saya pergi dengan kepala tegak. Sebab, saya dan tim telah mengerahkan segalanya," lanjutnya.

Milan kini hanya mengoleksi 35 poin dari 26 laga Serie-A. Catatan ini lebih buruk dari rezim Clarence Seedorf yang meraih jumlah serupa hanya dalam 19 partai. (*)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved