VIDEO: Kuda Ini Dicambuk, Dipukul, Ditendang Sampai Tak Berdaya

Kuda berulang kali jatuh ke tanah, beberapa kali mencoba untuk bergerak maju untuk menarik gerobak yang berat

Tayang:
Editor: Hendy Kurniawan

TRIBUNJOGJA.COM - Kepolisian Yeongju, Korea Selatan telah ditunjukkan bukti video saat seorang pemilik kuda menyiksa hewan dengan cara mencambuk, memukul, menendang dan menginjaknya berulang-ulang.

The Coexistence of Animal Rights on Earth (CARE) yang bergerak di perlindungan hewan membagikan video ekstrim itu dengan koreaobserver pada Feburuari 2015. Pada Video itu kuda dipukul 52 kali dengan cambuk sementara tubuhnya terikat dengan kereta yang berat.

Kuda berulang kali jatuh ke tanah, beberapa kali mencoba untuk bergerak maju untuk menarik gerobak yang berat tapi jatuh lagi setelah beberapa pukulan berat dengan cambuk.

Aksi itu berlangsung selama setidaknya dua menit sebelum kaki belakang kuda tak kuat berdiri, hingga terlihat orang yang melakukan pemukulan itu menyerang kuda di bagian kepala dengan kepalan tangan.

Sang kuda tergeletak di tanah, tapi orang itu terus mencambuk kuda dengan cemeti, memukul di kepala berkali-kali. Bahkan pria itu juga menendang kuda di kepala kuda 9 kali dan leher sekali.

Jika merasa tak biasa melihat aksi kekerasan sebaiknya tak menonton video di bawah ini =>

"Kami sudah menemukan orang yang bertanggung jawab dan mereka sekarang sedang diselidiki oleh polisi Gyeongju," direktur CARE, kata AJ Garcia.

Hasil penyelidikan CARE, pemilik kuda beroperasi sebagai Macha Tanah di Gyeongju "Kami menemukan pemiliknya, kemudian pergi ke kantornya dan kami bertemu denganya, Kami menelepon polisi karena dia tidak akan menunjukkan kepada kita semua kuda. "katanya.

Pemilik itu pun mengakui dirinya yang berada dalam video itu, "Pemilik perusahaan memanggil kami lagi dan berkata Anda benar. Saya orang dalam video itu. Seperti pengakuan,"kata Garcia.

Kuda itu dijual pemiliknya dengan harga US $ 1.540 bagi yang mau merawatnya, CARE akhirnya bertemu dengan pemilik baru kuda yang kurus dan sakit serta dan kekurangan gizi. (tribunjogja.com)

Tags
Binatang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved