Breaking News:

Keliling Dunia, Anton Cuma Habiskan Dua Dollar per Hari

Tanpa rasa sungkan mereka berdua memperkenalkan diri bernama Anton Krotov dan Danil Beziyazychnyi.

Arifina Budi A
Anton Krotov (38) dan Danil Beziyazychnyl (24) yang tengah berkunjung ke Yogyakarta dan akan berkeliling Indonesia selama tiga bulan ke depan. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Hamim Thohari

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Bepergian mengelilingi dunia bagi sebagian orang mungkin hanyalah angan-angan. Biaya sering kali dijadikan alasan sulitnya untuk mewujudkan keinginan itu. Hal tersebut dibantah oleh Anton Krotov, backpaker asal Rusia dan Danil Beziyazychnyi backpaker asal Ukraina.

Pagi itu, Jumat (27/2/2015) tiba-tiba dua pria berkewarganegaraan asing datang ke kantor Redaksi Tribun Jogja yang terletak di Jalan Jenderal Sudirman 52 Yogyakarta. Tanpa rasa sungkan mereka berdua memperkenalkan diri bernama Anton Krotov dan Danil Beziyazychnyi.

Kedua pria tersebut baru lima hari ini berada di Yogyakarta. Sebelum tiba di kota ini mereka melakukan perjalanan yang cukup panjang. "Sebelum sampai di Yogyakarta, saya telah melakukan perjalanan di India, lanjut ke Thailand, Malaysia, kemudian tiba di Yogyakarta pada tanggal 24 Februari yang lalu," ujar Anton.

Kedatangannya ke Indonesia kali ini adalah untuk ketiga kalinya setelah sebelumnya pernah mengunjungi Indonesia pada tahun 2008 dan 2011. Pria berjenggot lebat tersebut mengatakan, dia mulai melakukan perjalanan keliling dunia sejak tahun 1991. Dan hingga saat ini dia telah menjelajahi 86 negara.

Negara-negara di kawasan Asia, Afrika, dan Eropa adalah kebanyakan negara yang dikunjunginya.

Selama melakukan perjalanan ke berbagai negara tersebut Anton Krotov tidak banyak mengeluarkan uang. Bekalnya adalah semangat, keyakinan, keramahan, dan kemauan untuk mempelajari kebudayaan lain. Dalam setiap perjalanannya, dia nyaris tidak mengeluarkan uang untuk keperluan transportasi.

Untuk pindah dari satu tempat ke tempat lain, dia sering mencari tumpangan berbagai jenis moda transportasi. "Saya sering mencari tumpangan truk atau kendaraan darat lainya. Bahkan saat mengelilingi Kalimantan pada tahun 2008 yang lalu beberapa kali saya naik kapal kargo secara gratis," ceritanya penuh semangat.

Karena Anton Krotov adalah seorang Muslim, sering kali dia bermalam di Masjid. Dengan berbekal menghormati dan mempelajari budaya masyarakat yang dituju, dia juga tidak sungkan untuk meminta tumpangan menginap di rumah warga. Untuk perjalanan kali ini dia menganggarkan tidak lebih dari dua dolar untuk memenuhi kebutuhan setiap harinya. (*)

Tags
Backpacker
Penulis: Hamim Thohari
Editor: Hendy Kurniawan
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved