Poci Fighter Mudah Dimaster

Ciri khas burung ini terletak pada warna bulunya, yakni perpaduan warna hitam dan putih. Habitatnya tersebar di Pulau Sumatera

Tayang:

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Burung Kacer Poci (chopsychus saularis) adalah salah satu burung pekicau yang cukup populer di kalangan penghobi burung. Ciri khas burung ini terletak pada warna bulunya, yakni perpaduan warna hitam dan putih. Habitatnya tersebar di Pulau Sumatera.

Secara fisik, burung ini mudah dikenali berkad perpaduan khas warna bulunya yang hitam mengilap, terletak di bagian punggung dan sebagian besar sayap, dan warna putih di bagian dada. Tentu saja, variasi suara yang beragam menjadi daya pikat utama orang memelihara burung ini.

Membuat burung ini rajin berkicau atau gacor tentu tak mudah. Salah memperlakukan burung ini berakibat burung hanya berfungsi sebagai burung hias saja, tanpa suara nyaring yang seharusnya dimiliki burung ini.

"Kalau kita benar merawatnya, burung ini memiliki variasi lagu yang cukup banyak. Di banding kacer Jawa atau kacer Hitam (chopysychus sechellarum), suara Poci lebih tajam dan bervolume besar," ujar Surya, salah satu penggemar Poci saat ditemui di pasar burung Pasty, Kamis (15/1/2015).

Untuk orientasi lomba, menurut Surya, burung yang berwatak petarung atau fighter ini bisa juga dimaster sesuai keinginan pemilik. Namun,
lebih baik mengikuti trend yang berkembang saat ini. Belakangan ini, isian wajib adalah suara burung Cililin dan Kolibri.

Surya menjelaskan, untuk orientasi lomba, perlakuan pada burung sebenarnya tergantung karakter masing-masing burung tersebut. Menjelang lomba tiba, ada baiknya beberapa minggu sebelumnya, burung di tempatkan pada kandang umbaran (besar).

Hal ini bertujuan melatih nafas dan volume suara si burung. Aktivitas burung yang terbang kesana kemari diharapkan mampu meningkatkan volume suara.

"Banyak penghobi tak sadar bahwa pemberian extrafooding yang berlebih menyebabkan burung panas, akibatnya burung seperti mbagong (diam saat birahi). Ini harus diperhatikan, apalagi yang mau lomba, pemberian makanan ekstra harus sesuai porsi, misalnya pagi dan sore diberikan jangkerik dua atau tiga ekor saja," terang Surya.

Surya memberikan tips bagaimana mencegah agar burung Kacer Poci tidak mbagong. Salah satunya adalah dengan membiasakan burung menghirup embun pagi. (tribunjogja.com)

Sumber: Tribun Jogja
Tags
burung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved