Drama Gol Bunuh Diri
Anang Hadi Masih Berharap Keringanan Saksi
Beberapa pemain menyatakan menerima, namun tak sedikit pula yang merasa keberatan dengan sanksi tersebut
Penulis: Susilo Wahid Nugroho | Editor: Hendy Kurniawan
Laporan Reporter Tribun Jogja, Susilo Wahid Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Komisi Disiplin (Komdis) PSSI telah menjatuhkan sanksi kepada para pemain PSS Sleman yang terlibat sepakbola gajah. Beberapa pemain menyatakan menerima, namun tak sedikit pula yang merasa keberatan dengan sanksi tersebut dan berharap adanya keringanan sanksi dari Komdis.
Satu di antaranya adalah Anang Hadi, yang dalam kasus sepakbola gajah ikut terseret di dalamnya. Bertugas sebagai kapten, Anang dianggap melakukan pembiaran atas insiden tersebut. Walhasil, sanksi larangan bermain sepakbola di bawah PSSI selama lima tahun akhirnya dibebankan kepadanya.
Kini, beberapa waktu berlalu tidak ada perkembangan berarti dari upaya kuasa hukum PSS mengupayakan keringanan sanksi terhadap para pemain. Namun menurut Anang, ia yakin masih ada harapan agar sanksi larangan bermain lima tahun kepadanya bisa diperingan.
"Kami masih percaya manajemen yang sedari awal berjanji akan memperjuangkan nasib kami. Paling tidak memperingan sanksi yang dibebankan kepada kami," kata Anang.
Apa lagi harapan Anang di masa mendatang? Serta apa saja upayanya selama tidak lagi dapat bermain sepakbola profesional?
Simak laporan selengkapnya di edisi cetak Tribun Jogja, Kamis (8/1/2015). (*)