Sonny Josz Usut Lagunya di Film "Sri Ngilang"
Pencipta lagu Sri Minggat tidak tahu menahu soal sandiwara berbahasa Jawa yang diperani dosen dan mahasiswa The Australian National University
TRIBUNJOGJA.COM, SURABAYA - Sonny Josz , pencipta lagu Sri Minggat ternyata tidak tahu menahu soal sandiwara berbahasa Jawa yang diperani dosen dan mahasiswa The Australian National University, Canberra, Australia ini. Pria asal Probolinggo ini justru mengetahui tayangan itu dari anaknya yang menunjukkan tayangan di YouTube.
“Saya tahunya dari anak saya dua hari lalu,” ucap Sonny Josz ketika dihubungi Surya melalui ponselnya, Sabtu (27/12/2014).
Di satu sisi, penyanyi berambut panjang ini mengungkapkan rasa bangga lagunya jadi inspirasi mahasiswa luar negeri untuk dijadikan cerita drama.
“Ya bangga tentu. Kalau orang Suriname saya nggak heran, tapi ini orang Australia juga suka lagu campursari pasti bikin kita bangga dan senang,” paparnya.
Meski begitu, lanjut Sonny, pihaknya tetap akan mengusut soal royalti atas penggunaan lagunya di tayangan itu. “Ini kan menyangkut hak cipta. Jadi saya akan mencari tahu dulu ke KCI atau PAPPRI, versi mereka seperti apa,” tegas Sonny yang bakal merayakan tahun baru bersama Della Puspita di Alun-Alun Kota Malang ini.
Selain lagu Sri Minggat yang dinyanyikan oleh Karina Bontes Forward (juga berperan sebagai Wulaningsih, pembaca berita Pawartos Dalu, Caraka TV), drama itu juga menggunakan tembang Jawa lainnya yaitu Kena Godha ciptaan G Yunus Wiyoso, Setya Tuhu (Ki Nartosabo), dan Yen Ing Tawang (Andjar Any).
Yang menarik, di bagian akhir tayangan berdurasi 27:51 itu disebutkan lagu-lagu itu diambil dari Album Legendaris Jawa Vol 1 PT Ciptasuara Sempurna 1995.
Digital Learning Project - School of Culture History and Language, College of Asia and The Pasific yang mengemas drama ini juga memberi ucapan terimakasih secara khusus pada Prof Ronny Rachman Noor dan Sugito, dari Kedubes RI di Canberra. (*)