Hendak Mancing, Terpeleset ke Jurang, Evakuasi Butuh 16 Jam
Abdullah harus bertahan di dalam jurang selama hampir 16 jam karena Tim SAR baru berhasil mengevakuasinya pada Minggu
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Ikrob Didik Irawan
TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Seorang warga negara Arab Saudi, Syah Abdullah (40) mengalami kecelakaan saat hendak memancing di Pantai Banyu Pengilon, komplek Pantai Siung, Desa Purwodadi, Tepus, Sabtu ( 27/12/2014) sore sekitar pukul 17.00 Wib. Korban terpeleset dan terjatuh ke dalam jurang sedalam 20 meter.
Beruntung Abdulah hanya mengalami luka di bagian punggung, kening kanan dan pergelangan tangan. Tim SAR sempat kesulitan untuk mengevakuasi korban yang berada di bawah tebing karena medannya cukup berat.
Abdullah harus bertahan di dalam jurang selama hampir 16 jam karena Tim SAR baru berhasil mengevakuasinya pada Minggu (28/12/2014) siang sekitar pukul 09.00 Wib.
Awalnya, korban bersama rekannya, Gandung, warga Prambanan, Klaten hendak memancing ke Banyu Nibo, di kawasan Pantai Siung. Keduanya tiba di Pantai Siung sekitar pukul 16.30 Wib dan kemudian langsung menuju ke lokasi memancing.
Namun karena di lokasi tersebut sudah banyak pemacing, akhirnya diputuskan untuk pindah lokasi menuju ke Pantai Banyu Pengilon, di sisi sebelah timur Pantai Siung.
Nahas, saat perjalanan dari menuju ke Banyu Pengilon, Abdullah yang sudah menuruni tebing sedalam lebih dari 250 meter terpeleset dan terjatuh ke dalam jurang.
Korban langsung terkapar di dasar jurang. Mengetahui korban terjatuh ke dalam jurang, Gandung langsung berusaha menolong korban dengan menuruni jurang.Sesampai di dasar jurang, Gandung langsung memastikan kondisi rekannya tersebut.
Setelah mengetahui kondisi temannya hanya mengalami luka, Gandung kemudian mencari bantuan ke petugas SAR Pantai Siung.
“Saat itu memang hujan lebat dan jalannya licin,” kata Gadung saat ditemui usai proses evakuasi.
Petugas SAR yang mendapatkan laporan ada pemacing yang terjerumus ke dalam jurang langsung datang ke lokasi kejadian. Namun karena lokasi dan medan yang cukup berat, petugas SAR Korwil 1 Pantai Sadeng akhirnya meminta bantuan dari SAR Vertical Rescue DIY.
Sekitar pukul 21.30, dua SRU petugas SAR meluncur ke lokasi kejadian untuk membantu proses evakuasi.
Proses evakuasi sendiri berlangsung dramastis. Medannya cukup berat , tebing setinggi 200 meter cukup curam dan licin karena diguyur hujan sejak sore hari. (tribunjogja.com)