Personel Polres dan Polda Buru Pelaku Pembacokan
Jajaran kepolisian mendalami kasus penyerangan yang mengakibatkan korban meninggal, Nailul Mazda Azzajid Ahmad (18)
Penulis: Santo Ari | Editor: Ikrob Didik Irawan
Laporan Reporter Tribun Jogja, Santo Ari
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Jajaran kepolisian mendalami kasus penyerangan yang mengakibatkan korban meninggal, Nailul Mazda Azzajid Ahmad (18), warga Purwodadi, Kediri, Jawa Timur.
Diberitakan sebelumnya, Nailul beserta temannya Wahyu Eko (18) menjadi korban penyerangan orang tak dikenal saat melintas di jalan Candi Gebang, tepatnya di depan perum Candi Gebang Permai, Kamis (25/12) malam.
Dalam peristiwa tersebut pelaku yang berjumlah dua orang menyabetkan pedang dan mengenai pangkal leher Nailul. Dalam peristiwa tersebut korban tidak bisa diselamatkan dan meninggal di lokasi kejadian.
Kapolsek Ngemplak Kompol Tri Adi Hari, menuturkan saat ini pihaknya tengah mengerahkan personel untuk menyelidiki kasus tersebut guna memburu pelaku. "Saat ini jajaran reskrim dengan backup dari polres dan polda tengah mendalami kasus tersebut," ujar Kapolsek, Sabtu (27/12/2014).
Sementara itu, dari informasi yang dapat dihimpun, setidaknya dalam semalam ada tiga kasus penyerangan dengan modus serupa. Dimana salah satunya berada di wilayah kepolisian depok timur.
Kapolsek Ngemplak menuturkan bahwa rangkaian penyerangan tersebut saat ini masih didalami petugas.
"Pelaku masih kita lidik, apakah beberapa peristiwa tersebut pelakunya sama atau tidak, kita juga masih mendalami keterangan para saksi," jelas Kapolsek.
Ditambahkan kapolsek, pihaknya saat ini tengah memeriksa enam saksi terkait penyerangan tersebut. Baik saksi korban maupun saksi yang berada di sekitar Tempat Kejadiaan perkara (TKP).Kapolsek pun mengimbau agar masyarakat tidak perlu resah akan kejadian tersebut.
Dijelaskan Kaposek pihaknya tengah berupaya untuk menangkap pelaku. Selain itu patroli keamanan juga diperketat untuk mengantisipasi kejadian serupa. (tribunjogja.com)