Einstein Ternyata Pernah Gagal Dapatkan Pekerjaan
Einstein juga seorang manusia biasa, demikian hipotesis mereka
TRIBUNJOGJA.COM - Awal Desember, dirilis sebuah arsip berisi koleksi surat-surat maupun dokumen pribadi milik Albert Einstein yang telah ditranskripsikan, diterjemahkan, dan ditambahkan dengan konteks sejarah.
Ini merupakan proyek anyar Digital Einstein yang digagas Priceton University Press, dengan tujuan menyelami tahun-tahun Einstein sebelum ketenaran.
Materi yang dikumpulkan mereka adalah materi-materi yang diseleksi secara hati-hati dan pencatatan dilakukan selama 25 tahun terakhir.
Einstein juga seorang manusia biasa, demikian hipotesis mereka untuk menggali lebih lanjut tentang kehidupan personal ilmuwan fisika yang sohor berkat Teori Relativitas ini—di luar kehebatan, keberuntungan, dan kemasyhuran namanya.
Adakah kesamaan Anda dengan Albert Einstein yang jenius? Mungkin saja.
Pada 1902, Einstein ditunjuk sebagai pemeriksa di Kantor Paten Swiss berdasarkan rujukan seorang teman karena sebelumnya ia kecewa tidak berhasil mendapatkan posisi untuk dosen universitas.
Sejarawan New York University Matt Stanley menjelaskan, penyebabnya sebagian besar adalah kesalahan Einstein sendiri.
"Ia bukan siswa yang hebat, ia pun tidak menghormati para profesornya dan banyak membolos kelas karena tahu biar bagaimana juga, ia bisa lulus. Akhirnya, ia tidak dapat meminta rekomendasi," kata Stanley. (*)