Tribun Otomotif
Serba-serbi Menyewa Mobil untuk Berlibur
Selain menggunakan transportasi publik, pilihan lain yang bisa diambil adalah menyewa kendaraan.
Penulis: Rento Ari Nugroho | Editor: Hendy Kurniawan
Laporan Reporter Tribun Jogja, Rento Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA – Satu pertimbangan penting ketika menghabiskan waktu di tempat tujuan untuk menikmati liburan adalah mobilitas. Selain menggunakan transportasi publik, pilihan lain yang bisa diambil adalah menyewa kendaraan. Selain praktis, pilihan ini juga memberikan banyak kebebasan.
Ketika tiba di tempat tujuan liburan, pada umumnya orang akan berfokus pada bagaimana menghabiskan waktu menikmati liburan. Konsentrasi pun tertuju pada obyek wisata hingga pusat keramaian misalnya mall. Padahal, satu aspek yang penting adalah transportasi.
Perpindahan dari satu tempat ke tempat tujuan yang lain merupakan hal yang penting ketika menikmati liburan. Sebagian orang menggunakan transportasi publik misalnya bus, taksi, hingga kereta komuter. Namun demikian, transportasi publik memiliki kelemahan berupa jangkauan yang terbatas dan berpusat pada jalan utama.
Bagi mereka yang memiliki kerabat atau relasi di tempat tujuan liburan, mengandalkan kendaraan yang dimiliki keluarga bisa menjadi pilihan. Sementara mereka yang tidak memiliki, opsi yang bisa dipilih adalah menyewa kendaraan di persewaan (rental).
Jenis mobil dan kisaran harga mobil sewaan sekarang makin beragam. Dari paket-paket sampai armada mobil mewah seperti Alphard dan Camry. Penyedia jasa rental mobil kini bukan saja berupa badan usaha, tapi juga ada persewaan ala rumahan. Harganya biasanya lebih negotiable.
Satu contohnya dilakukan oleh Ahmad Munir (21), warga asal Kutai Timur, Kaltim ini memilih menyewa mobil rental untuk menghabiskan liburan di Yogya. Selama seminggu penuh ia menyewa Toyota Avanza dari pemilik usaha rental mobil rumahan di Yogyakarta.
“Sekalian sama adik yang sedang kuliah di Yogya, liburan Natal dan Tahun Baru ini kami ingin jalan-jalan ke Temanggung dan sekitarnya. Banyak rumah kerabat yang bisa dikunjungi. Kalau pake mobil kan lebih fleksibel, karena itu kami memutuskan menyewa,” jelasnya.
Pria berkacamata ini melanjutkan, karena cukup awam mengenai kondisi persewaan mobil di Kota Gudeg, ia pun memutuskan meminta tolong pada seorang teman. Oleh rekomendasi rekannya tersebut, ia disarankan menyewa mobil yang berukuran cukup besar, yaitu Multi Purpose Vehicle (MPV).
“Soalnya kan kebutuhan juga, yang bepergian banyak. Nanggung kalau Cuma nyewa mobil kecil. Lagipula, kalau rekomendasi teman yang dikenal pemilik rental, biasanya harga bisa lebih miring,” jelasnya.
Selain rekomendasi yang cukup meringankan harga, durasi sewa yang cukup panjang juga memudahkan Ahmad. Ia tak perlu khawatir biaya yang membengkak.
“Soalnya seminggu berturut-turut, pastilah ada keringanan dari pemilik rental. Daripada pakai taksi sampai berkali-kali, rental lebih irit meski harus nyetir sendiri,” katanya. (*)