Tribun Properti

Ketika Rumah Ditinggal Berlibur

Risikonya, rumah pun untuk sementara waktu harus ditinggalkan.

Penulis: Rento Ari Nugroho | Editor: Hendy Kurniawan

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rento Ari Nugroho

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA – Natal dan Tahun Baru merupakan hari-hari dimana liburan dimulai. Inilah waktunya melepaskan lelah sejenak dari rutinitas sehari-hari dan menuju ke pusat-pusat liburan. Risikonya, rumah pun untuk sementara waktu harus ditinggalkan.

Apabila masih ada keluarga yang tinggal di rumah, keamanan rumah tentu tidak terlalu menjadi pemikiran. Pun, keberadaan pekerja rumah tangga bisa dioptimalkan untuk menjaga dan merawat rumah selama ditinggalkan. Namun terkadang hal tersebut tidak memungkinkan sehingga rumah terpaksa ditinggal dalam keadaan kosong.

Kosongnya rumah tentu menimbulkan persoalan. Mulai dari keamanan hingga kondisi rumah itu sendiri. Dari segi keamanan, rumah kosong sering menjadi sasaran empuk pelaku tindak kejahatan.

Sementara dari segi kondisi, rumah yang ditinggalkan selama beberapa saat sering mengalami masalah misalnya menumpuknya debu dan berbagai jenis kotoran lain. Belum lagi potensi bahaya akibat kebocoran gas ataupun hubungan pendek arus listrik yang berpotensi memicu kebakaran.

Berbagai hal di atas membuat pemilik rumah sebaiknya memertimbangkan beberapa hal sebelum berlibur. Mulai dari mengamankan rumah sampai memastikan rumah dalam kondisi aman ketika ditinggalkan. Satu kunci berlibur yang nyaman tentunya bebasnya pikiran dari kecemasan akan kondisi rumah yang ditinggalkan.

Rita Sugiartini (31), seorang ibu rumah tangga warga Ketandan, Klaten mengungkapkan, setiap tahun ia dan keluarga rutin melakukan perjalanan untuk liburan. Hal itu biasanya dilakukan pada momen Natal dan Tahun Baru. Maklum saja, sebagian besar kerabatnya berada di Surabaya dan Jakarta. Ke dua kota itulah ia dan keluarga biasanya berlibur.

“Soalnya kalau akhir tahun sekaligus merayakan Natal bersama keluarga. Suami dari Jakarta sedangkan keluarga besar saya di Surabaya. Tiap tahun gantian antara Jakarta atau Surabaya. Anak juga senang diajak berkunjung ke kerabat, selain tentunya nanti berkunjung ke berbagai tempat misalnya mall atau obyek wisata,” jelasnya kepada Tribun Jogja, pekan lalu.

Ibu dua anak ini melanjutkan, rutinitas berlibur tersebut tentu menuntut persiapan khusus, terutama untuk mengamankan rumah selama ditinggal. Karena tidak memiliki pekerja rumah tangga, ia biasanya memiliki trik khusus sebelum bepergian.

“Yang paling penting adalah pengamanan lingkungan. Karena dekat dengan tetangga, maka rumah pun istilahnya saya titipkan ke tetangga. Kalau ada apa-apa kan mereka yang paling cepat mengabari. Misalnya kalau ada kondisi mencurigakan, hingga adanya surat atau paket yang masuk,” kata perempuan berambut ikal ini.

Rita, demikian ia akrab disapa melanjutkan, sementara untuk pengamanan internal rumah, ia memastikan setiap pintu dan jendela telah terkunci. Sementara untuk menjaga rumah dari berbagai kerusakan, ia memastikan seluruh steker telah dicabut dari stop kontak. Untuk bagian dapur, kompor gas dipastikan tidak lagi terhubung dengan tabung gas.

“Sebenarnya dulunya kami nggak serapi ini mengamankan rumah. Tapi setelah membaca di koran banyak terjadi kebakaran akibat konrslet ataupun kebocoran gas, saya dan suami jadi lebih berhati-hati. Yang terpenting tentunya adalah mengamati bagian rumah yang rawan misalnya jangan sampaia da atap bocor yang mengenai alat elektronika atau saluran listrik. Sepele sih, tapi sangat penting,” paparnya.

Mengamankan rumah memang perkara sepele, tapi seringkali banyak orang lupa melakukannya. Ketika sudah terjadi peristiwa yang tidak diinginkan misalnya kebakaran, barulah kesadaran timbul. Seharusnya, seperti kata pepatah, mencegah lebih baik daripada mengobati.

Selain pengamanan berbasis lingkungan yang merupakan cara efektif mengamankan rumah, perkembangan teknologi menawarkan banyak kemudahan. Mulai dari berbagai macam gembok hingga penggunaan CCTV dan alarm keamanan, semuanya bisa menjadi pilihan. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Tags
rumah
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved