Ketegangan Saat Ahmad Letakkan Pisau di Leher Gadis Kecil Itu

Di dalam ruang, pelaku duduk di sofa sembari memangku sandera.

Ketegangan Saat Ahmad Letakkan Pisau di Leher Gadis Kecil Itu
Surya/Sugiyono
MEMBAIK - Kondisi Riani sudah membaik dengan ditemani guru SD Negeri Tlogopatut II, Gresik dan orang tua di RS Semen Gresik, Rabu (17/12/2014). 

TRIBUNJOGJA.COM, GRESIK - Sebuah rekaman video aksi penyanderaan murid SD di Gresik, Rabu (17/12/2014) beredar. Pelaku terlihat marah dan gemetaran saat berada di sebuah ruangan di Markas Kodim 0817/Gresik.

Saat itu pelaku dan sanderanya, Zahra Putri (8) berada di ruang kerja Kapten Suwanto, Perwira Seksi Personil Kodim. Rekaman video dibuka adegan ketika pelaku, Ahmad Fuad, berada di halaman Kodim.

Ia menyeret sandera dan menempelkan pisau dapur di leher bocah yang terlihat pucat lemas. Seorang anggota Kodim seperti mengarahkan pelaku agar masuk ke sebuah ruangan. Di dalam ruang, pelaku duduk di sofa sembari memangku sandera.

Pisau dapur yang digenggam di tangan kanan diarahkan ke dada bocah perempuan berjilbab putih yang tampak pasrah. Zahra saat di tangan penyanderanya tidak terlihat menangis atau berusaha berontak.

Kapten Suwanto dengan tenang menyodorkan air putih dalam gelas plastik, sekaligus menusukkan sedotannya. Suwanto juga memberikan air minum ke sandera. Pelaku terlihat terengah-engah napasnya, menahan emosi.

Rekaman ini diambil dari arah pintu ruangan. Mendadak pelaku tampak marah dan berteriak dalam logat Jawa Timuran, "Aku ndelok sik!". Ia bergerak ke arah pintu sembari menarik sandera. Pisau tetap menempel di dada Zahra.

Sesudah itu rekaman terputus. Video amatir yang diduga direkam anggota Kodim ini menggambarkan ketegangan yang terjadi di Makodim, sebelum beberapa jam kemudian pelaku ditembak mati polisi. (tribunjogja.com)

Penulis: xna
Editor: hdy
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved