Duh, Sekolah Inklusi di Yogya Kekurangan Guru Pendamping

Padahal sekolah yang sudah menggelar program inklusi di Kota Yogyakarta jumlahnya mencapai 34 sekolah.

Penulis: tea | Editor: Hendy Kurniawan

Laporan Reporter Tribun Jogja, Theresia Andayani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pengembangan sekolah inklusi di Kota Yogyakarta saat ini masih terkendala kurangnya guru pendamping khusus (GPK). Padahal sekolah yang sudah menggelar program inklusi di Kota Yogyakarta jumlahnya mencapai 34 sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta, Edy Hery Suasana mengatakan, dari total 34 sekolah iitu masih ada dua yang belum memiliki surat keputusan (SK) penetapan sebagai sekolah inklusi. Namun tahun depan, semua sekolah inklusi diharapkan sudah mendapatkan fasilitas yang sama. Sekolah tersebut terdiri dari 15 SD, 4 SMP, 7 SMA dan 8 SMK. Selain itu di Kota Yogyakarta juga terdapat 6 Taman Kanak-kanak inklusi.

"Akan ada fasilitas sekolah di 34 sekolah inklusi itu, terutama yang melayani ketunaan, dan disabilitas termasuk juga komitmen anggarannya," ujar Edy, Kamis (4/12).

Anggaran itu, lanjut Edy, akan dipakai untuk pelatihan bagi GPK. Selain itu, untuk melengkapi sarana dan prasarana seperti kursi roda, ruang duduk difabel dan juga perlengkapan di kelas akan difasilitasi.

Berapa kebutuhan GPK untuk sekolah inklusi di Yogya? Apa strategi Disdik selama ini untuk memenuhi kebutuhan GPK itu? Simak informasinya di halaman 13 koran Tribun Jogja edisi Jumat (5/12/2014). (*)

Tags
Yogyakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved