Bule Austarlia Ini Kegirangan Main Gamelan
Taylah adalah salah satu siswa dari 10 siswa Albany Senior High School, Perth, Australia yang sedang mengikuti pertukaran palajar
Penulis: Hamim Thohari | Editor: Ikrob Didik Irawan
Laporan Reporter Tribun Jogja, Hamim Thohari
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dengan menggunakan pakaian tradisional Jawa, Taylah memainkan saron, salah satu instrumen dalam gamelan. Dengan serius, perempuan tersebut tampak memperhatikan dengan seksama setiap instruksi dari instruktur karawitan yang ada di hadapanya.
Taylah adalah salah satu siswa dari 10 siswa Albany Senior High School, Perth, Australia yang sedang mengikuti pertukaran palajar dalam program Sister School dengan SMA Negeri 9 Yogyakarta.
Siswa yang duduk dikelas 10 tersebut mengaku baru pertama kali ini mencoba memainkan gamrelan. Dan dirinya mengaku sangat suka terhadap gamelan.
"Walaupun saat pertama kali mencoba memainkannya sangat susah, tetapi semakin lama, semakin menyenangkan," ingkap Taylah dalam bahasa Inggris.
Taylah bersama ke-10 siswa Albany Senior High School tiba di Yogyakarta pada tanggal 25 November 2014. Dan selama tinggal di Yogyakarta, dirinya merasa cukup nyaman. Dia beranggapan bahwa masyarakat Yogykarta sangata ramah.
"Ini pertama kalinya saya datang ke Yogyakarta, dan suatu saat nanti pasti saya akan datang lagi kemari," ungkap Taylah ditemui di SMA Negeri 9 Yogyakarta, Jumat (5/12).
Taylah datang ke SMA Negeri 9 Yogyakarta didampingi oleh tiga guru mereka. Kedatangan mereka tersebut merupakan kunjungan balasan atas kunjungan yang pernah dilakukan ole siswa SMA N 9 Yogyakarta pada September 2013 dan September 2014.
Selain mencoba memainkan gamelan, beragam kegiatan diikuti oleh para siswa tersebut.
Lucia Wirastuti selaku guru SMA N 9 sekaligus pendamping para siswa Albany Senior High School selama di Yogyakarta mengatakan, pihaknya telah menyiapkan beragam kegiatan yang bertujuan untuk mengenalkan Yogyakarta dan kebudayaanya.
"Mereka kami ajak mengikuti kegiatan belajar mengajar di dalam kelas. Kemudian membatik, outbond, bahkan pada tanggal 7 mendatang, mereka akan kami ajak kondangan untuk mengetahu budaya di Yogykakarta," ungkap Lucia. (tribunjogja.com)