Konsumsi Pertamax Naik 100 Persen

Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi sejak 18 November lalu berdampak terhadap penjualan pertamax di Gunungkidul

Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Ikrob Didik Irawan

Laporan Reporter Tribun Jogja, Hari Susmayanti

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi sejak 18 November lalu berdampak terhadap penjualan pertamax di Gunungkidul. Dalam dua pekan terakhir, penjualan Pertamax di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) mengalami peningkatan hingga 100 persen.

Pengawas lapangan SPBU 4455807 Tegalsari, Siraman, Wonosari, Antok mengaku setelah harga BBM bersubsidi dinaikkan sebesar Rp2.000 perlinter, banyak pemilik kendaraan yang beralih ke Pertamax. Dalam sehari, penjualan bisa mencapai 1.000 liter dari sebelumnya yang hanya 500 liter saja.

"Untuk hari ini permintaan pertamax dalam sehari mencapai 1000 litar. Padahal sebelum Bbm naik hanya sekitar 500 liter," katanya saat ditemui di kantornya, Rabu (3/12).

Meningkatnya permintaan BBM jenis pertamax ini menurut Antok tidak lepas dari kecilnya perbedaan dengan harga premium. Saat ini harga pertamax hanya Rp 10.600 perliter sementara harga premium sebesar Rp 8.500 perliter.

Selengkapnya simak di Tribun Jogja cetak edisi Kamis (4/12) halaman 6. (tribunjogja.com)

Sumber: Tribun Jogja
Tags
Pertamax
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved